Ratusan Korban Gempa di Dusun Obel-Obel Dapat Bantuan Rumah Yatim

Rumah Yatim Cabang Nusa Tenggara Barat (NTB) menyambangi lokasi pengungsian korban gempa NTB yang berada di Dusun Obel-obel Patumpak, Lombok Timur. Kehadiran Rumah Yatim disambut oleh ratusan warga yang sedang menunggu uluran bantuan.

“Saat ke sana, mereka berkumpul di pengungsian yang didirikan pihak pemerintah, di depan sekolah yang sudah hancur lebur,” ungkap Kepala Cabang Rumah Yatim NTB, Amir Sumarna.

Menurutnya, Dusun Obel-obel merupakan dusun yang paling parah terkena imbas gempa. Selain hancurnya hampir semua bangunan, kondisi korban pun sangat memprihatinkan. Bahkan menurut beberapa korban, mereka mengaku trauma dan tak mau kembali ke rumah.

“Kami tak mau pulang, takut,” ungkap Inaq Nasrun, salah satu korban yang rumahnya hancur lebur tertipa gempa.

Di Dusun Obel-obel sendiri ada 13 RT yang dihuni sekitar 382 kepala keluarga. Menurut Amir, yang paling menyedihkan dari kejadian ini adalah banyaknya korban yang terdiri dari anak-anak dan juga para lansia yang kondisinya sudah tidak bisa berbuat apa-apa. Salah satunya, Fapuq Asma. Saat gempa terjadi, dirinya sedang dalam kondisi terbaring karena sudah tak mampu berjalan, melihat dan mendengar. Beruntung anaknya menyelamatkannya dan menggendongnya ke tempat yang aman, sehingga nenek berusia sekitar 90 tahun itu selamat.

“Saya digendong oleh anak saya,” ungkapnya.

Banyak korban yang bernasib serupa, karena hal itu Rumah Yatim pun hadir ke tengah-tengah mereka untuk memberikan bantuan. Agar setidaknya dapat meringankan beban mereka dengan memberikan apa mereka butuhkan. Amir memaparkan, tak hanya sembako, pihak Rumah Yatim pun sudah menyiapkan perlengkapan bayi, baju baru dan layak pakai, susu dan lain sebagainya.

“Apapun yang kami kira bermanfaat untuk para korban kami bawa,” ungkap Amir.

Hingga berita ini diturunkan, Rumah Yatim baru menyambangi satu lokasi, rencananya Rumah Yatim akan mengunjungi lokasi lainnya yang memiliki tingkat kerusakan yang sama.

“Setelah selesai di Obel-obel kami akan melanjutkan ke dusun yang lainnya,” tuturnya.

 

Di tulis oleh : Enuy Nurhayati Pada tanggal 2018-07-30 15:50:31

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend