Tim relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek bersama warga Kampung Ciapus Cai melakukan renovasi untuk Mushola Arrohman. Renovasi dilakukan secara gotong royong pada Kamis (12/9). Kampung Ciapus Cai merupakan daerah binaan Rumah Yatim atau disebut Kampung Perubahan.

Menurut pemaparan salah seorang relawan Rumah Yatim, Ali Ridwan, pada mulanya prihatin dengan kondisi mushola yang kurang terawat. Melalui program renovasi masjid, tim relawan mencoba memoles tempat beribadah tersebut. Bantuan itu berupa pengecetan agar lebih indah dilihat.

“Ada mushola khusus tempat berkumpulnya masyarakat di sana, tidak pernah disentuh cat maupun apapun sejak 2006,” kata Ali, kepada jurnalis Rumah Yatim, Jumat (13/9).

Bahkan, mushola yang sering bocor saat hujan tersebut sampai hari kemarin belum mempunyai nama. Melihat kondisi tersebut, tim relawan mengajukan nama untuk mushola. Setelah itu, kata Ali, aparatur pemerintahan setempat beserta tokoh masyarakat menyetujui nama yang diberikan Rumah Yatim.

“Nama Mushola Arrohman, dari tim Rumah Yatim dan kesepakatan semua pihak dari pemerintah, tokoh masyarakat dan warga,” kata dia.

Ke depannya, Ali berharap bisa memenuhi seluruh keperluan mushola tersebut. Karena, secara keseluruhan banyak perlengkapan maupun fasilitas mushola yang kurang layak. Atap plafon juga, kata dia, sudah rapuh. Bahkan, masih ada genteng yang rusak akibat gempa beberapa waktu yang lalu.

“Fasilitas ada yang kurang layak, mulai dari toilet, genteng dan plafon,” ungkapnya.

Harapannya, bantuan yang diberikan Rumah Yatim bisa mendorong masyarakat agar lebih aktif lagi ke mushola. Selain itu, bantuan ini juga untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya merawat fasilitas ibadah. Agar, tumbuh jiwa kesadaran dari masing-masing orang.

“Mushola kita, tempat beribadah kita, dan lebih nyaman, edukasi buat masyarakat, karena punya kita dan makmurkan,” tuntas Ali.

 

Jurnalis: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat