Riska, Penderita Komplikasi Asam Lambung Dapat Bantuan

Berkah zakat kembali dirasakan para mustahik. Kali ini berkah zakat berupa santunan gharimin (mustahik yang mempunyai hutang) dan santunan biaya hidup dirasakan keluarga Sani (40) dan Suswanti (38) di Jl. Nakula, Kel. Slerok, Kec. Tegal Timur, Kab. Tegal. Pasangan suami istri ini terjerat hutang untuk biaya berobat Riska (17) putri sulungnya yang menderita komplikasi asam lambung.

“Alhamdulillah dua jenis santunan telah kami serahkan kepada ibu Suswanti dan Riska. Bu Suswanti menerima santunan gharimin, sedangkan Riska menerima santunan biaya hidup,” ungkap Jajang Khaeruman, Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal, Rabu (31/10).

Ia menuturkan, sejak bulan Ramadhan lalu, Riska divonis menderita komplikasi asam lambung. Kondisi ini membuat Riska semakin lemah, kurus dan pucat. Ia pun terpaksa berhenti sekolah dan harus bolak balik ke rumah sakit untuk check up.

“Riska sakit pas bulan Ramadhan lalu, terus ia mulai berhenti sekolah pas beres lebaran sampai sekarang. Ia sekarang hanya bisa duduk dan tertidur saja karena ia sering ngerasa kesakitan dan badannya lemas,” kata Suswanti.

Tidak hanya itu, komplikasi tersebut pun telah menghabiskan banyak biaya untuk pengobatan Riska. Dikarenakan bapak Riska, Sani hanya bekerja sebagai buruh serabutan. Terpaksa keluarga ini mesti berhutang ke sana sini untuk biaya berobat putri sulungnya.

“Mau gimana lagi Pak, penghasilan suami saya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari saja. Untuk biaya berobat Riska, terpaksa saya meminjam ke tetangga. Sekarang hutang saya sudah numpuk di mana-mana,” ungkap Suswanti.

Selain Riska, Sani dan Suswanti mempunyai dua anak lainnya yang masih kecil. Ia bercerita, untuk biaya sehari-hari dan sekolah anaknya saja sudah kelimpungan, apalagi untuk biaya pengobatan Riska. Ditambah lagi, putrinya belum mempunyai BPJS sampai saat ini, jadi untuk pengobatan Riska masih menggunakan pengobatan umum.

Tak hentinya Suswanti mengucapkan terima kasih kepada tim Rumah Yatim yang telah peduli kepada keluarganya. Ia pun mengatakan jika bantuan ini akan digunakan untuk biaya pengobatan Riska dan untuk menebus hutangnya.

“Alhamdulillah meskipun santunan ini belum bisa memenuhi seluruh pengobatan Riska dan menutupi hutang kami. Namun santunan ini sangatlah membantu kami, mohon doanya semoga Allah memberikan Riska kesembuhan, agar ia bisa kembali bersekolah dan bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Mohon doanya pula semoga kami diberikan kesehatan dan kelancaran rezeki agar kami bisa terus membawa Riska berobat dan bisa melunasi hutang kami,” pungkasnya.

 

Jurnalis: Sinta Guslia

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend