Rumah Yatim Akan Bangun 5 MCK Di Posko Pengungsian Desa Meli Kecamatan Masamba

Rumah Yatim Akan Bangun 5 MCK di Desa Meli Masamba

Pasca banjir bandang yang menerjang Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan pada Senin (13/7) malam lalu, terhitung sejak Selasa hingga Kamis (23/7) warga masih bertahan di posko pengungsian. Diantaranya, sebanyak 40 KK terdampak banjir yang masih bertahan di posko Desa Meli.

Menurut Manager Pemberdayaan Rumah Yatim, Deni Rustandi yang saat ini di lokasi kejadian menuturkan, sejak kejadian banjir tak ada satupun barang mereka yang tersisa. Sebab rumah beserta barang mereka hingga saat ini masih terendam banjir.

Akibatnya, hingga saat ini mereka hanya mampu bertahan di posko pengungsian. Sebanyak 10 posko di bangun di tengah perbukitan sawi, dengan hanya beratapkan terpal mereka saling berhimpitan berbagi tempat dengan yang lainnya.

“Setiap malam beginilah mereka tidur berhimpit-himitan. Kalau malam sering hujan, mereka takut banjir bandang terjadi lagi,” tutur Deni.

Tak hanya itu, sejak tinggal di posko mereka pun mengalami kesulitan untuk buang air besar, mandi, dan lain-lain. Sebab lokasi posko yang berada di atas bukit Meli menyebabkan warga mengalami kesulitan untuk pergi ke jamban (kamar mandi).

Atas kondisi itulah, Rumah Yatim akan membangun sarana MCK semi permanen untuk memudahkan warga buang air besar, maupun mandi. Bahkan sejak tadi pagi, kata Deni, tim Rumah Yatim sudah belanja kebutuhan untuk membangun MCK. Seperti toiltet, torn, dan lain-lain.

“Apalagi perempuan, mereka tidak bisa mandi dengan bebas karena tidak ada MCK yang layak. Jadi tadi sudah belanja logistik, dan hari ini akan mulai membangun 5 MCK,” imbuhnya.

“Untuk pembuatannya nanti kita gotong royong sama warga. Tadi juga mereka udah mulai menggali,” tuturnya.

 

Jurnalis: Tanti Sugiharti

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend