Rumah Yatim Akan Bantu Kebutuhan Pendidikan Siswa MI Al Hidayah

Teriknya sinar matahari tidak menyurutkan semangat relawan Rumah Yatim Cabang Surabaya untuk datang berkunjung ke Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Hidayah, di Desa Pelabuhan, Kecamatan Pandaan, Jombang, Kamis (25/7) kemarin. Kedatangan tim relawan untuk memastikan penerima manfaat bantuan program ‘Patungan untuk Berbagi’.

Kondisi memprihatinkan terlihat saat tiba di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Hidayah. Bangunan tidak permanen yang terbuat dari papan kayu dan sanggahan di sejumlah sisi menjadi pemandangan yang tidak biasa. Padahal, tempat tersebut harusnya menjadi wadah untuk anak-anak menimba ilmu. “Kurang diperhatikan, buktinya masih sangat kurang layak,” ujarnya.

Menurut pemaparan relawan Rumah Yatim Cabang Surabaya, Agus Kurnia, kondisi MI Al Hidayah sangat kurang layak sebagai tempat pendidikan. Salah satunya dari sarana dan bangunan sekolah yang terlihat sangat kumuh. Bahkan, jendela hanya dipasang dengan menggunakan kawat seadanya.

Parahnya lagi, kata dia, setiap ruang kelas harus disekat menggunakan triplek dan kayu agar memisahkan kelas satu dengan lainnya. Namun, menurut Agus, anak-anak yang bersekolah di lokasi tersebut tetap semangat dengan keterbatasan yang ada.

“Saat ini kondisinya kumuh bahkan jendelanya menggunakan kawat, dan kurang layak untuk standar sebuah sekolah,” paparnya pasca kunjungan ke MI Al Hidayah.

Sekolah berbasis islami ini, tambah Agus, hanya memiliki 85 siswa dan 10 pengajar. Setiap harinya anak-anak harus rela menggunakan fasilitas seadanya. Bahkan, sampai saat ini sekolah tersebut masih menggunakan kapur dan papan tulis bekas untuk kegiatan belajar mengajar.

“Yang sekolah di sana termasuk anak-anak dhuafa soalnya di situ untuk ekonominya hanya mengandalkan pertanian dan banyaknya kurang mampu,” kata Agus.

Rencananya, Rumah Yatim Cabang Surabaya akan merealisasikan bantuan pendidikan berupa perlengkapan sekolah bagi seluruh siswa. Harapannya, sambung dia, agar anak-anak tetap bersemangat untuk sekolah dan belajar. Walaupun sangat jelas keterbatasan yang dimiliki sekolahnya.

“Insya Allah seluruh anak akan menerima bantuan PUB tersebut, harapannya bisa memberikan semangat kepada anak dan tidak patah semangat,” tuntasnya.

 

Jurnalis: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend