Rumah Yatim Akan Berangkatkan Relawan ke Sulteng

Indonesia kembali berduka, setelah dibuat duka dengan kejadian gempa yang bertubi-tubi di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kini Indonesia dibuat duka dengan bencana gempa dan tsunami yang menimpa Palu, Donggala dan Mamuju, Jumat (28/9) sore.

Gempa bermagnitudo 7,7 itu mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng). Gempa beruntun yang berpusat di Donggala, dirasakan juga hampir di setiap wilayah di provinsi ini.

Usai gempa, tsunami setinggi kurang lebih 1-2 meter menghantam pantai di Palu, Donggala dan Mamuju. Tsunami tersebut telah menyapu apapun yang dilaluinya sepanjang ratusan meter.

Akibat dari gempa dan tsunami tersebut, kondisi listrik padam yang menyebabkan jaringan komunikasi di Donggala dan sekitarnya tidak dapat beroperasi karena pasokan listrik PLN putus. Terdapat 276 base station yang tidak dapat digunakan.

Operator komunikasi terus berusaha memulihkan pasokan listrik secara darurat. Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) telah melakukan langkah-langkah penanganan untuk memulihkan komunikasi yang putus tersebut. Petugas BPBD, TNI, Polri, Basarnas, SKPD, dan relawan melakukan evakuasi dan pertolongan pada korban.

Komunikasi yang lumpuh saat ini menyebabkan kesulitan untuk koordinasi dan pelaporan dengan daerah. Kondisi listrik padam juga menyebabkan gelap gulita di Palu dan Donggala.

Menurut data sementara, para korban yang telah ditemukan sudah berada di beberapa rumah sakit di Palu, yakni di RS Wotwar Palu, korban meninggal dua orang dan korban luka 28 orang. Sedangkan, di RS Budi Agung Palu ada sebanyak 10 orang korban meninggal dan 144 orang terluka, serta di RS  Samarita ada sebanyak enam orang meninggal dan 54 orang luka-luka. Bencana ini telah menimbulkan duka dan trauma bagi masyarakat di Palu, Donggala dan Mamuju.

Sebagai bentuk kepedulian dan rasa simpatinya, Rumah Yatim akan memberangkatkan timnya ke lokasi bencana untuk memberikan bantuan. “Insya Allah dalam waktu dekat ini kami akan memberangkatkan beberapa orang tim kami ke lokasi bencana,” ungkap Direktur Pemberdayaan Rumah Yatim, Timbul Yuwono Sabtu (29/9).

Sumber foto: Google.

 

Jurnalis: Sinta Guslia

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend