Rumah Yatim Bangun Rumah Layak Huni Bagi Keluarga ‘si Kembar Yatim’

Perjuangan Relawan Rumah Yatim Salurkan Bantuan Untuk Desa Terisolir di Bogor

Putriana dan Putriani ‘sikembar yatim’ yang merupakan anak asuh nonmukim Rumah Yatim Cabang Sumatera Utara itu tinggal bersama ibunya, di sebuah rumah tidak layak huni tanpa jendela, di Jalan Budi Luhur, Kecamatan Medan Helvetia, Kelurahan Dwikora.

selama bertahun-tahun mereka menempati rumah yang kondisinya dinding dan lantai banyak yang retak, atap bocor, dan rusak parah. Sang ayah telah meninggal sejak 2004 lalu, sedangkan ibu nya hanya bekerja sebagai buruh cuci.

“Kondisinya benar-benar memprihatinkan, dari tanah ke atap tak lebih dari dua meter, lantainya retak dan atap dari seng banyak yang bocor,” ungkap Relawan Rumah Yatim Sumatera Utara, Ibnu.

Ia mengatakan, jika hujan mereka kebocoran bahkan kebanjiran, serta jika kemarau mereka kepanasan. “Kamar mandinya pun hanya ditutupi terpal, tidak ada pintunya,” ujarnya.

Melihat kondisi itu, Rumah Yatim memberikan bantuan program pembangunan Rumah Tinggal Layak Huni (RUTILAHU) kepada keluarga Putriana dan Putriani ini. Tahap satu telah dilakukan pembongkaran yang dilakukan pada 1 Januari 2020, lalu 2-3 Januari pembangunan pondasi.

Setelah pembangunan rampung, bantuan rumah tinggal layak huni (Rutilahu) ini akan diserahkan kepada pihak keluarga nantinya. Ibnu berharap, bantuan dari Rumah Yatim ini dapat membantu mereka bisa memiliki hunian yang layak.




Penulis : Anjar Martiana
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend