Rumah Yatim Bantu Ekonomi Pesantren Lewat Bantuan Sembako

Tinggal dengan kesederhanaan tidak membuat ratusan santri di Pondok Pesantren Darul Ibtida mengeluh. Bahkan kondisi ekonomi yang kurang mengharuskan para santri bekerja di waktu luang pendidikan diniyah pesantren. Pesantren tersebut berlokasi di Kampung Cambay, Desa Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kota Tangerang.

Menurut pemaparan salah seorag relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Ali Ridwan, seluruh santri merupakan yatim dan dhuafa. Bahkan, pesantren tersebut terbilang menutup diri untuk menerima bantuan. Hal itu dikarenakan rasa takut dimanfaatkan oleh segelintir oknum.

“Sangat prihatin, termasuk pesantren prasejahtera. Anak-anak sering bekerja jika musim panen, misalnya mereka ikut memanen padi dengan warga, dan dibayar,” papar Ali, saat dihubungi jurnalis Rumah Yatim, Kamis (27/9).

Sebuah cerita yang memang menjadi landasan utama Rumah Yatim Regional Jabodetabek datang memberikan bantuan. Sebanyak 100 paket sembako di hari kemarin Rabu (26/9) disalurkan tim relawan di pesantren tersebut. Seluruh penerima merupakan santri di pesantren tersebut.

Ali mengungkapkan, bantuan paket sembako yang diberikan bisa memberikan keringanan bagi pesantren tersebut. Terutama, memenuhi kebutuhan pokok setiap santri yang ada. Apalagi, kata dia, bisa memberi keringanan kepada para pengasuh pesantren dalam segi pengeluaran biaya.

“Bisa bermanfaat, dan semoga memberi kebahagiaan, meringankan beban juga,” ujarnya.

 

Jurnalis: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat