Rumah Yatim Bantu Guru Honorer SDN 2 Pakuan Lewat Bantuan Kesejahteraan

Nasib guru honorer di Indonesia memang seolah tiada kepastian dan jauh dari kesejahteraan. Padahal dedikasinya untuk mencerdaskan anak bangsa begitu tinggi. Atas kondisi itu, Rumah Yatim Cabang Mataram turut memberikan bantuan kesejahteraan kepada tujuh guru honorer di SDN 2 Pakuan, Desa Pakuan, Selat Narmada, Kabupaten Lombok Barat, pada Rabu (31/7) kemarin.

Relawan Rumah Yatim Mataram, Salma Hasanah menuturkan, bantuan ini diberikan dalam bentuk bingkisan untuk menunjang kebutuhan harian mereka bersama keluarganya di rumah. Serta sedikitnya ikut membantu menyejahterakan nasib guru-guru honorer.

Gaji para guru honorer ini kecil, sehingga terbilang kurang untuk memenuhi kebutuhan hariannya. “Bukan rahasia umum lagi, kalau gaji guru honorer itu kecil, kondisi ekonominya pun memprihatinkan. Apalagi salah satu dedikasinya untuk mencerdaskan anak-anak, jadi kita beri bantuan sebagai bentuk apresiasi,” ungkapnya.

Di samping profesinya sebagai guru, kata dia, ternyata para guru tersebut memiliki pekerjaan sampingan demi menghidupi keluarga. Bahkan diketahui ada yang bekerja serabutan untuk menambah penghasilan agar bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, secara ekonomi, memang layak untuk dibantu.

Atas datangnya bantuan tersebut, para guru gembira dan antusias karena bantuan tersebut baru pertama kalinya didapatkan. Menurut salah seorang penerima manfaat, sebelumnya tak disangka akan ada bantuan seperti itu. Bahkan, kata Salma, mereka berharap Rumah Yatim bisa terus ikut andil membantu memperhatikan nasib guru honorer di Indonesia.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend