Rumah Yatim Belanja Kebutuhan Bagi Korban Bencana Tahap Dua

Rumah Yatim kembali belanja kebutuhan pangan dan sandang tahap dua untuk didistribusikan kepada ribuan masyarakat korban gempa dan tsunami, Senin (8/10). Hal ini merupakan upaya tanggap darurat Rumah Yatim dalam menangani permasalahan kekurangan pasca bencana.

Bertempat di Lotte Mart, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, puluhan bahan kebutuhan pangan tengah dibeli untuk disalurkan pada esok hari. Dadan, salah satu relawan Rumah Yatim mengungkapkan pembelian bahan bantuan ini mengikuti kebutuhan para korban di pengungsian. Karena sebelumnya para korban meminta bantuan sarana MCK, kebutuhan perlengkapan bayi, sembako dan pakaian wanita.

“Untuk sekarang belanjanya disesuaikan dengan kebutuhan para korban, mengikuti apa yang sangat dibutuhkan korban. Hal ini berdasarkan permintaan,” ungkapnya.

Menurutnya, ada 12 item yang akan dibelanjakan, di antaranya beras, minyak sayur, air mineral, sabun mandi, sarana MCK, popok bayi, pembalut, makanan kemasan dalam kaleng, dan pakaian wanita. Bantuan tersebut nantinya akan didistribusikan ke wilayah Donggala, Palu dan Sigi. Dari tempat tersebut, kata Dadan, merupakan wilayah terparah yang sangat membutuhkan bantuan.

“Sebetulnya kita mau belanja di kota terdekat dengan Palu dan Donggala, tapi sepanjang jalan itu hingga ke Sulawesi Barat tidak menemukan untuk kapasitas yang besar, di sana juga terbatas,” jelasnya.

Rencananya, bantuan ini akan didistribusikan kepada 1000 kepala keluarga yang sedang menanti uluran tangan dari berbagai pihak. Kemudian, untuk penyaluran bantuan tahap dua ini akan didistribusikan ke wilayah pegunungan tempat mereka mengungsi. Kini kondisi palu seperti kota mati tak berpenghuni, karena telah ditinggalkan jauh para penghuninya.

Kendati demikian, ia berharap, kondisi korban bisa segera pulih dari luka lara yang menyelimutinya, serta ini menjadi pembelajaran untuk senantiasa ikhlas berbagi dengan menunjukan kepedulian kepada sesama.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend