Rumah Yatim Belanja Kebutuhan Logistik Untuk Warga Terdampak Banjir Bandang Masamba

Rumah Yatim Belanja Kebutuhan Logistik Untuk Warga Terdampak Banjir Bandang Di Masamba

Sudah beberapa hari ini, Rumah Yatim mengunjungi langsung warga yang terdampak banjir yang terjadi pada Senin (13/7) malam di Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Banjir bandang yang menerjang pada malam itu, telah menyebabkan ratusan rumah warga terendam banjir.

Menurut Manager Pemberdayaan Rumah Yatim, Deni Rustandi yang saat ini di lokasi kejadian menuturkan, pada hari kedua di Desa Meli, tim Rumah Yatim telah melakukan belanja kebutuhan logistik untuk memenuhi kebutuhan pangan dan papan bagi warga terdampak yang saat ini masih bertahan di posko pengungsian.

Setelah sebelumnya belanja kebutuhan makanan, pampers, sabun dan lain-lain. Pada hari kedua, Rumah Yatim membeli perlengkapan logistik berupa kebutuhan untuk di posko. Seperti alat-alat masak, kebutuhan untuk tidur, serta kebutuhan lainnya.

“Kebutuhan untuk tidur di posko seperti matras dan selimut. Kita juga mendirikan dapur umum lalu beli alat untuk masak, karena milik warga banyak yang hanyut,” tuturnya, Kamis (23/7).

“Beli beras juga 2 ton minyak, dan telur juga 100 papan,” imbuhnya.

Lebih jauh ia menceritakan, lokasi yang harus di tempuh Rumah Yatim pada saat hendak berbelanja kebutuhan logistik cukup jauh yaitu tim harus menempuh perjalanan sekitar 70 KM dengan waktu perjalanan sekitar 3 jam.

“Karena kita ke posko yang memang terisolir, ini letaknya di Bukit Meli diperkebunan sawit. Jadi untuk belanja harus ke Kabupaten Palopo,” terangnya.

Diketahui, hingga saat ini sebanyak 40 KK masih bertahan di posko pengungsian yang letaknya di Desa Meli, Kecamatan Masamba. Setiap malam hujan deras masih mengguyur kawasan tersebut, hal ini menyebabkan warga masih mengalami trauma untuk kembali ke rumah. Tak hanya itu, sebagian rumah mereka pun masih dipenuhi oleh pasir. Sebab tinggi air banjir masih mencapai sedada orang dewasa.

 

Jurnalis: Tanti Sugiharti

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend