Sampen Berjuang Besarkan Ketiga Cucunya Seorang Diri, Rumah Yatim Beri Bantuan Gharimin

Sampen (59) harus mengurus tiga orang cucu di usia senjanya. Pasalnya, cucunya tersebut piatu sejak lama dan ayahnya sudah tiga tahun ini di penjara. Akibatnya, Sampen yang harus menanggung kebutuhan hidup ketiga cucunya seorang diri di Dusun Tujuh, Desa Hamparan Perak, Kec. Hamparan Perak, Kab. Deli Serdang.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Sampen tak punya penghasilan tetap. Pekerjaan yang ia lakukan adalah memandikan jenazah. Maka dari itu, Sampen terpaksa mengutang pada pemilik toko sembako untuk memenuhi kebutuhan pokok dirinya dan ketiga cucu.

Selain kebutuhan pangan, ia juga harus memenuhi kebutuhan pendidikan cucunya. Sebab, ketiga cucunya sudah bersekolah. Sampen harus banting tulang seorang diri walau dengan berutang, karena baginya tak ada pilihan lain. Diketahui, Sampen sudah menunggak utang hingga dua bulan.

Melihat hal itu, sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Rumah Yatim Cabang Sumatera Utara memberikan bantuan gharimin bagi Sampen, Rabu (19/8). Bantuan ini diberikan guna membantu melunasi utang yang miliki Sampen. Agar tak membengkak, serta bisa sedikitnya membantu meringankan bebannya.

Menurut Relawan Rumah Yatim Sumut, Lia, kondisi Sampen dan cucunya memang cukup memprihatinkan. Sehingga, ia berharap, bantuan dari Rumah Yatum dapat membantunya dan menjadi penyemangat untuk terus berjuang menghadapi hidup walau dalam keterbatasan.

Selain Sampen, ada 11 gharimin lainnya yang mendapat bantuan Rumah Yatim. “Semoga mereka bahagia mendapat bantuan ini, dan dapat memotivasi mereka untuk terus berjuang lebih keras. Mudah-mudahan berkah,” tutupnya.

Jurnalis: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend