Rumah Yatim Berikan Bantuan untuk Aldevaro Pratama, Balita Penderita Tumor Testis Stadium IV

Minggu (21/3) siang tadi, Rumah Yatim Cabang Riau bergegas mengunjungi kediaman keluarga Aldevaro Pratama (3) di kawasan Jalan Purwosari, RT.03/RW.02, Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, untuk menjenguk serta memberikan program bantuan biaya hidup kepada keluarga.

Sejak berumur 3 bulan, sudah nampak kejanggalan di bagian testis Aldevaro yang berukuran besar sebelah. Kedua orang tua Aldevaro awalnya mengira sang anak menderita penyakit hernia dan kerap membawanya ke tukang urut untuk mencoba mengatasi penyakitnya.

Namun, pada pertengahan bulan Maret lalu, terjadi pembengkakkan pada bagian testis Aldevaro, karena terjadinya benturan pada bagian perut hingga testis kala ia bermain di halaman rumah. Sejak itu, Aldevaro mulai mengalami demam tinggi serta bagian testisnya mulai membesar tak karuan, membuat kedua orang tua panik dan segera membawanya ke rumah sakit.

Hasil pemeriksaan USG di rumah sakit setempat pun menyatakan bahwa Aldevaro mengidap tumor stadium 4 dan sudah sangat sedikit tindakan medis yang dapat diambil. Dokter bahkan menyebutkan, bahwa Aldevaro hanya memiliki waktu selama 3 bulan kedepan.

Wilson Putu Tama, dan Nur Elita, kedua orang tua Aldevaro, di tengah kesedihan mereka terhadap kondisi sang anak, berharap dapat menghabiskan waktu-waktu terakhir bersama Aldevaro.

“Saya sempat bertanya kepada istri, apa ada permintaan anak kita yang belum terwujud? Istri saya sampai menangis dan menjawab, bahwa Aldevaro sempat ingin dibelikan sepatu yang bisa menyala”, terang Wilson.

Hingga kini, kedua orang tua Aldevaro masih terus berusaha mencari jalan untuk kesembuhan Aldevaro. Salah satu teman kedua orang tua Aldevaro yang bekerja sebagai perawat juga memberikan saran untuk mencoba pengobatan herbal.

“Salah satu teman saya yang perawat, menyarankan coba pengobatan herbal. Hasilnya kita serahkan saja kepada Allah SWT”, lanjut Wilson.

Kondisi Aldevaro kini pun masih belum membaik, ia kerap kali memuntahkan makanan serta minuman yang masuk tak lama setelah dikonsumsi. Kedua orang tua pun mencoba alternatif lain dengan memberi Aldevaro bubur dari bahan herbal, namun hasil yang terjadi tetap sama. Bahkan, sudah 2 hari kebelakang Aldevaro tidak makan dan hanya mengkonsumsi air mineral.

“Anak saya setiap kali makan nasi maupun minum air putih, setelah itu muntah, dan yang keluar itu lendir. Seakan-akan perutnya tidak menerima setiap apa yang masuk ke mulutnya”, terang Wilson.

Relawan Rumah Yatim, Fadil, juga menyampaikan, Wilson, ayah Aldevaro sudah tidak bekerja lagi di pabrik, dan kini bekerja bersama sang adik sebagai juru las besi, di sebelah rumah mereka.

“Penghasilan ayah Aldevaro Rp.200.000,- hingga Rp.300.000,- per minggunya. Penghasilannya beliau gunakan untuk pengobatan Aldevaro. Hingga kini semua cara masih beliau coba untuk kesembuhan Aldevaro, dari kontrol ke rumah sakit hingga pengobatan herbal secara rutin”, tutup Fadil.

Penulis: Alif Shafwan

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend