Rumah Yatim Dampingi Karina Penderita Hidrosefalus Jalani Pemeriksaan Medis

Rumah Yatim Dampingi Karina Penderita Hidrosefalus Jalani Pemeriksaan Medis

Karina (4) sudah divonis menderita penyakit Hidrosefalus sejak balita. Keterbatasan biaya membuat orangtuanya tidak bisa membawanya ke penanganan medis lanjutan. Untuk itu, Rumah Yatim Area Jawa Barat telah menggalang dana untuk biaya pengobatan Karina. Senin (13/7) kemarin, Tim Rumah Yatim Area Jabar mendampingi Karina untuk menjalani pemeriksaan medis di Rumah Sakit Santosa, Kota Bandung.

Relawan Rumah Yatim, Permana mengungkapkan, pemeriksaan awal ditangani oleh Dokter Bedah Saraf, yakni dr. Mirna sobana. Kemudian berkonsultasi dan hasil pemeriksaannya bahwa Karina tidak memungkinkan untuk dilakukan tindakan operasi karena usia nya sudah 4 tahun dan kepalanya sudah mengeras tidak seperti balita usia 6 bulan.

“Kata dokter, untuk dilakukan operasi itu udah ga mungkin. Usia 4 tahun ibaratnya kepalanya udah keras. Lingkar kepalanya pun tidak ada penambahan volume,” terangnya.

Untuk itu, Dokter menyarankan untuk dilakukan terapi okupasi dan wicara. Terapi ini dilakukan untuk orang-orang berkebutuhan khusus agar kedepannya karina bisa menjalani aktivitas kesehariannya dengan mandiri dan lancar. Diketahui, sebelumnya Karina pernah melakukan terapi biasa dekat kediamannya di Kabupaten Cianjur.

Untuk pengobatan selanjutnya yaitu terapi, akan dilakukan di Rumah Sakit terdekat kediamannya yaitu RSUD Cianjur. Permana menambahkan, penggalangan dana untuk pengobatan Karina telah ditutup. Dana yang terkumpul akan diberikan lebih ke bantuan biaya hidup dan pemenuhan gizi karina.

“Donasi yang sudah terkumpul diharapkan lebih ke bantuan biaya hidup dan pemenuhan gizi. Untuk biaya terapi ada BPJS. Untuk biaya terapi juga boleh. Terima kasih kepada para donatur yang telah ikut berpartisipasi membantu pengobatan Karina,” pungkasnya.

 

 

 

Penulis: Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend