Rumah Yatim dan Pemkot Surabaya Berkomitmen Bantu Pendidikan Anak Prasejahtera

Banyaknya siswa yang berasal dari keluarga dengan kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), terus menjadi perhatian Pemerintah Kota Surabaya.

Akhirnya Pemkot Surabaya melakukan penandatanganan (MoU) dengan puluhan lembaga sosial dalam bentuk beasiswa pendidikan untuk siswa-siswi di Kota Surabaya, Senin (7/9) kemarin.

Salah satunya Rumah Yatim. Di dalam MoU tersebut, Rumah Yatim ikut berkontribusi untuk membantu memenuhi pendidikan siswa-siswi yang kurang mampu selama tiga tahun.

“Berangkat dari banyak anak-anak yang keluarganya tidak berpenghasilan. Bahkan banyak anak hanya hidup sendiri tanpa kasih sayang orangtuanya,” tutur Kepala Cabang Rumah Yatim Surabaya, Agus, yang menjadi perwakilan dari Rumah Yatim seluruh Indonesia.

Sebab, kata Agus, selama ini Rumah Yatim terus menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan bagi anak-anak di berbagai provinsi di Indonesia. Sehingga dengan adanya MoU bersama Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, menjadi bentuk komitmen Rumah Yatim untuk terus membantu pendidikan anak-anak.

“Bukan hanya di Surabaya, tapi di seluruh Indonesia,” imbuh Agus.

Usai melakukan penandatanganan tersebut, Risma berpesan kepada para lembaga sosial, termasuk Rumah Yatim, untuk terus menjaga anak-anak. Sebab mereka yang akan menjadi penerus bangsa.

“Merekalah yang akan meneruskan, jangan sampai ada anak-anak kita yang terlibat lagi menjadi PSK, tawuran, narkoba, merampok, tidak sekolah, dll “ tuturnya.

“Dan Bu Risma mengucapkan terima kasih banyak, atas bantuan dan kepedulian semua instansi dan lembaga yang hadir di acara itu,” tandasnya.

 

Jurnalis : Tanti Sugiharti

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend