Rumah Yatim Doa Bersama untuk Korban Gempa Sulteng

Mentari semakin tinggi, lalu lalang pengunjung sudah memadati jalanan Car Free Day (CFD), Dago, Kota Bandung, Minggu (30/9). Panasnya hari tidak menyurutkan semangat anak asuh Rumah Yatim untuk berempati kepada korban gempa di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng).

Panjatan doa terhantar di sela-sela kegiatan Rumah Yatim. Bahkan di momen Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bandung ke 208 ini, Rumah Yatim juga menggalang donasi untuk korban terdampak gempa tersebut. Rangkaian kata keluar menghantar doa untuk para korban, hal itulah yang disampaikan oleh Siti Fadilah.

“Ya Allah selamatkanlah saudara-saudara kami yang ada di Lombok dan juga di Palu. Yang pada jari ini sedang Engkau uji dengan musibah gempa dan tsunami,” tutur Siti dengan lirih dan khusyu’ diamini oleh seluruh pengunjung CFD Dago.

Ia juga menyampaikan, agar seluruh keluarga korban bisa kuat dan tabah. Selain itu, ia berharap luka dan duka dari musibah bisa cepat berlalu. Selain itu, ia memanjatkan doa agar seluruh amalan ialah para korban diterima oleh Allah.

“Terimalah segala amal ibadahnya dan ditempatkan di surgaMu,” lirihnya dalam doa bersama pagi ini.

Siti menambahkan, dalam momen HUT Kota Bandung ke 208 ini bisa menjadi refleksi diri semua lapisan masyarakat. Khususnya, menjadikan Kota Bandung sebagai daerah yang penuh keberkahan. Agar menjadi kota yang baldatun toyyibatun wa robbun ghafur yang senantiasa ada dalam lindungan dan ampunan Allah.

“Lindungilah dan selamatkan juga negara Indonesia ini dari berbagai macam musibah dan marabahaya, dan jadikan sebagai negara yang kuat, harmonis, dan agamis,” ucapnya di penghujung doa untuk korban gempa Sulawesi Tengah.

Jurnalis: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend