Rumah Yatim Dukung Semangat Junaidi Raih Cita-cita Menjadi Polisi

Semenjak usianya baru 18 bulan, Junaidi (15) sudah kehilangan ayahanda untuk selama-lamanya. Sampai saat ini, ia tak pernah merasakan sosok ayah. Siswa kelas 3 SMP itu hanya tinggal bersama ibu dan neneknya.

Atas kondisi itu, Junaidi tumbuh menjadi anak yang selalu ingin melindungi keluarga menggantikan sosok ayahnya. Hingga sekarang, ia mengaku ingin mewujudkan cita-cita menjadi polisi. Menurutnya, jika ia menjadi polisi, dirinya bisa melindungi keluarga, terlebih negara.

Berdasarkan informasi dari Kepala Cabang Rumah Yatim Pontianak, Rohim menyampaikan, sang ibu bekerja sebagai buruh harian lepas. Jika ada panggilan pekerjaan, upah yang ia terima sekitar 30 hingga 40 ribu rupiah perhari.

“Ibunya kadang ada pekerjaan kadang tidak, tergantung orag yang butuh tenaganya, penghasilannya juga kecil, dan itu tidak setiap hari,” jelasnya.

Oleh karenanya, Rumah Yatim Cabang Pontianak mengunjungi kediaman Junaidi di Jl. Adi Sucipto, Gang Gertak Kuning Laut RT 05 RW 01 Dusun Limbung Jaya, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Kunjungan pada Rabu (21/10) ini bertujuan untuk memberikan bantuan perlengkapan sekolah.

Rohim mengatakan, bantuan tersebut diberikan secara gratis bagi Junaidi. Hal itu dilakukan sebagai upaya mendukung pendidikannya. Walau kondisi Junaid dalam keterbatasan, namun tidak untuk menyerah. Ia mesti terus menggapai impiannya.

“Semoga Junaidi terus semangat dalam belajar, dan tetap bertekad untuk menjadi polisi. Mudah-mudahan cita-citanya tercapai,” harapnya.

Ia menambahkan, bantuan yang diberikan juga guna meringankan beban ibunya. Agar tak perlu membelikan lagi perlengkapan sekolah, karena sudah lengkap diberikan Rumah Yatim. Selain Junaidi, ada puluhan anak yatim dhuafa lainnya yang menerima bantuan perlengkapan sekolah tersebut.

Jurnalis: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend