Rumah Yatim Jabar Apresiasi Guru di Yayasan Kalpataru Lewat Santunan Dai

Rumah Yatim Jabar Apresiasi Guru di Yayasan Kalpataru Lewat Santunan Dai

Bagi sejumlah guru di Yayasan Tunas Kalpataru Indonesia, mendidik dan mengajar bukan ladang untuk mencari rezeki ataupun mencari nafkah. Melainkan guna membantu anak-anak prasejahtera bisa mendapatkan hak pendidikan. Pada Selasa (26/11) lalu, Rumah Yatim Area Jawa Barat mengapresiasi sejumlah guru di yayasan tersebut lewat pemberian santunan dai.

Bertempat di Kampung Panangan RT 1 RW 9, Desa Sukaharja, Kecamatan Warung Kiara, Kabupaten Sukabumi, bantuan tersebut diserahkan kepada empat orang tenaga pengajar. Relawan Rumah Yatim, Irwan menuturkan, tenaga pengajar tersebut tidak memiliki gaji yang tetap. Bahkan sekadar sukarela dan seadanya.

Sehingga bantuan yang diberikan ini untuk membantu memenuhi kebutuhan para guru tersebut. “Guru-guru ini sudah lama mengabdikan dirinya sama yayasan ini. Jadi gajinya juga seadanya saja. Kalau yayasan lagi ada rezekinya dikasih, kalau enggak ada ya enggak,” ungkapnya.

Di sekolah tersebut banyak menampung siswa yatim dan dhuafa yang tidak dipungut biaya sepeserpun. Sehingga untuk menggaji jasa para guru pun kadang ada kadang tidak. Seperti yang diungkapkan salah satu guru bahwa mereka tidak mengejar upah dalam mendidik anak-anak, yang terpenting adalah anak-anak bisa memiliki ilmu yang akan menuntunnya kepada cita-cita masa depan.

Selain mengajar, mereka juga memiliki pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti menjadi buruh di perkebunan karet, berkebun bahkan berjualan. Oleh karena itu, Irwan menambahkan, adanya bantuan ini dapat mendukung semangat para guru untuk terus mendidik anak-anak kurang mampu agar bisa meraih masa depan yang lebih baik.

 
Jurnalis: Dila Nurfadila
Redaktur: Anjar Martiana

Related posts

Leave a Comment

Open chat