Rumah Yatim Jabar Lakukan Aksi Resik Bersihkan Sisa Banjir dan Buka Posko Dapur Umum di Sukawening

Rumah Yatim area Jawa Barat pada Minggu (30/11) kemarin menerjunkan tim relawannya ke lokasi bencana banjir bandang di Kecamatan Sukawening.

Disana tim melakukan koordinasi serta assessment dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah Kecamatan, dan kelurahan setempat. Disana pun, tim bersama relawan lainnya melakukan aksi resik membersihkan lumpur dan puing sisa banjir bandang.

“Alhamdulillah saat ini kondisi di Kecamatan Sukawening berangsur pulih, mohon doanya semoga Kecamatan Sukawening bisa kembali normal lagi,” ucap Reza, salah satu relawan Rumah Yatim Jabar.

Reza melanjutkan, di Sukawening tim mendirikan posko dapur umum. Posko ini akan berjalan selama satu minggu.

“InsyaAllah melalui posko ini, kami akan membantu memenuhi kebutuhan pangan para penyintas banjir,” ujarnya.

Diketahui, pada Sabtu (27/11) lalu, dua kecamatan di kota Garut yakni Kecamatan Sukawening dan Karangtengah diterjang banjir bandang akibatb luapan Sungai Citameng dan beberapa sub Daerah Aliran Sungai (DAS).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Satria Budi mengungkapkan, di Kecamatan Sukawening ada enam desa terdampak yaitu Desa Mekarwangi, Sukawening, Mekarhurip, Sukamukti, Mekarluyu dan Desa Depok.
Sementara di Kecamatan Karang Tengah ada tiga Desa yaitu Desa Cinta, Cintamanik dan Desa Caringin.

“Korban jiwa alhamdulillah tidak ada. Di Sukawening ada 117 KK terdampak dan 15 KK mengungsi, di Karangtengah 253 KK terdampak, 53 KK mengungsi,” katanya.

Budi menambahkan, di Kecamatan Sukawening, ada 111 rumah terdampak dengan rincian 3 rumah rusak berat, 107 rumah rusak ringan, dan 1 rumah rusak sedang.

“Dua fasilitas ibadah juga rusak, fasilitas kesehatan, 2 TPT bendungan rusak, 3 penggilingan padi, jalur pipa bersih sepanjang 1.000 meter hanyut, 3 jembatan, lima motor hanyut, satu mobil terdampak, 60 kolam ikan, dan 100 hektar sawah,” jelas Budi.

Sementara di Kecamatan Karangtengah, menurut Budi, data sementara terdampak yaitu ada lima jembatan putus, lahan pertanian masih didata, serta dua unit motor dan satu unit mobil hanyut. 

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend