Rumah Yatim Lakukan Survei Lokasi Penyaluran Sembako di Krandon

Our Visitor

011878
Users Today : 491
Users Yesterday : 481
Users Last 7 days : 3365
Users Last 30 days : 11877
Users This Month : 10697
Users This Year : 11877
Total Users : 11878
Views Today : 908
Views Yesterday : 860
Views Last 7 days : 5964
Views Last 30 days : 21190
Views This Month : 19253
Views This Year : 21190
Total views : 21191
Who's Online : 1
Your IP Address : 3.233.215.231
Server Time : 2020-02-19

Saat ini Rumah Yatim Cabang Tegal sedang melakukan survei lokasi penyaluran bantuan sembako di wilayah Krandon, Kec. Margadana, Kota Tegal. Disana tim Rumah Yatim yang diwakili Jajang Khoeruman berkunjung ke kediaman Siti Muti’ah selaku pekerja sosial masyarakat (PSM) setempat untuk meminta data jumlah masyarakat prasejahtera di Krandon.

Usai meminta data, Jajang pun berkunjung ke salah satu desa disana untuk menentukan lokasi penyaluran. “Alhamdulillah selama survei saya ditemani pihak PSM, lurah, RW serta RT setempat. Insya Allah nanti tanggal 26 Agustus kami akan menyalurkan bantuan 120 paket sembako kepada 120 keluarga prasejahtera di wilayah ini,” paparnya, Jumat (3/8).

Ia menyatakan, jika penyaluran ini akan digelar di mushola Nurul Hikmah yang berada di Jl. Ir. Juanda RT 04 RW 03 Desa Krandon Kec. Margadana. Dalam penyalurannya, Rumah Yatim pun akan melibatkan pihak Dinas Sosial setempat.

Krandon merupakan wilayah yang rawan banjir dikarenakan sejak beberapa tahun terakhir, saluran irigasi disana tersumbat sampah dan tanaman eceng gondok. Sehingga menyebabkan pendangkalan cukup parah. Jika masuk pada musim penghujan, pasti di wilayah tersebut terkena banjir setinggi satu meter. Para petani kecil disana mesti merelakan sawahnya terendam air sehingga menyebabkan gagal panen.

Kondisi Krandon menjadi salah satu alasan Rumah Yatim menyalurkan bantuan di wilayah tersebut. Semoga apa yang diberikan Rumah Yatim bisa meringankan beban mereka dan memberikan senyuman untuk mereka.

 

Di tulis oleh : Sinta Guslia Pada tanggal 2018-08-03 16:53:39

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Powered by

Send this to a friend