Rumah Yatim Mataram Kunjungi Rumah Sementara Korban Gempa

Dampak gempa lima bulan lalu masih menyisahkan luka mendalam, kehilangan sanak saudara dan mata pencaharian membuat sebagian warga Lombok hidup seadanya. Kini sebuah bangunan sederhana dihuni oleh delapan kepala keluarga yang hidup seadanya dalam keterbatasan. Rumah Yatim Cabang Mataram mendatangi kediaman masyarakat prasejahtera yang merupakan korban gempa di Desa Muncan, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (21/12).

Kunjungan Rumah Yatim itu, kata Amir Sumarna selaku Kepala Cabang Mataram, untuk memberikan santunan peduli sesama kepada delapan kepala keluarga yang hidup di bawah garis kemiskinan. Delapan kepala keluarga itu hidup di sebuah rumah sementara, karena sebelumnya tidak ada bantuan dari manapun. Terlebih bantuan dari pemerintah tidak kunjung datang.

“Kondisi semuanya sangat memprihatinkan, mereka belum punya rumah karena rumah mereka pada hancur akibat gempa. Jadi sekarang tinggal di rumah sementara,” terangnya.

Menurutnya, masyarakat Lombok masih membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak. Karena untuk bangkit dari keterpurukan membutuhkan banyak uluran tangan agar bisa benar-benar bangkit kembali. Banyak masyarakat yang hidup seadanya, saat ini pasokan bantuan sudah jarang. Sehingga masyarakat mengharapkan bisa membangun ekonominya kembali untuk menyambung hidup.

Amir berharap, penyerahan bantuan kepada masyarakat kurang mampu ini sedikitnya bisa mengurangi beban mereka yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi biaya kehidupannya sehari-hari. Karena masyarakat belum bisa membangun ekonominya.

“Selama ini mereka belum bisa usaha apapun, modal usaha tidak ada, makan juga seadanya, hanya mengandalkan dari ladang,” pungkasnya.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend