Rumah Yatim Ringankan Beban Pekerja Harian di Tengah Wabah Corona

Rumah Yatim Riangan Beban Mereka yang Bekerja di Tengah Wabah Corona

Wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terus mengancam masyarakat yang tinggal di Kota Bandung. Karena hingga Minggu 6 April 2020 Pukul 16.11, dari laman covid19.bandung.go.id mencatat sebanyak 66 orang terkonfirmasi positif, dan 211 PDP, serta 1.854 berstatus ODP.

Semakin meluas dan meningkatnya yang tedampak Covid-19 membuat sebagian besar masyarakat memilih untuk berdiam di rumah atau menerapkan Work From Home (WFH). Akan tetapi berbeda dengan sejumlah orang yang mengandalkan penghasilannya dengan bekerja setiap hari dan tidak bisa WFH.

Diantaranya ialah Anwar laki laki asal Kabupaten Sumedang yang harus berkeliling menjual sapu lidi, dan Edi Supriyadi pembuka jasa sol sepatu keliling. Setiap harinya, kedua orang ini berkeliling di wilayah Kota bandung untuk mendapatkan konsumen.

Melihat hal tersebut Rumah Yatim Area Jawa Barat terketuk untuk memberikan bantuan kepada keduanya. Bantuan tersebut diserahkan oleh Kasi Pemberdayaan Rumah Yatim Jabar Solehudin di Kantor Kas Rumah Yatim Antapani, Minggu (5/4).

“Mereka mau tidak mau harus kuat dan tetap kerja karena tidak bisa WFH, sangat beban luar biasa untuk mencari nafkahnya, keluar takut ga keluar tetap harus makan,” ujar Solehudin.

Solehudin menambahkan, bantuan yang diberikan untuk kebutuhan hidup keduanya dan keluarganya. Selain itu, diharapkan bantuan yang diberikan Rumah Yatim bisa meringankan beban keluarganya.

“Saya melihat mereka layak untuk dibantu, apalagi wabah ini kecil besarnya berdampak pada penghasilan mereka,” ucapnya, saat diwawancarai jurnalis Rumah Yatim, Senin (6/4).

 

 

 

Jurnalis: Calam Rahmat

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend