Rumah Yatim Salurkan Bantuan Peduli Sesama Bagi Penderita Hydrosepalus

Al Fatah (8), bocah laki-laki asal Medan ini didiagnosa menderita penyakit hydrosepalus sejak lahir. Sudah delapan tahun ini, ia belum memperoleh penanganan operasi. Atas kondisi itu, Rumah Yatim memberi bantuan peduli sesama, guna bantu penuhi biaya pengobatan selama menjalani rawat jalan.

Bertempat di Asrama Medan, Jalan Setia Budi, Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (7/11), kata Harun selaku Kepala Cabang, sang ibu mendatangi kantor kas untuk meminta bantuan. Ia juga membenarkan bahwa kondisi ekonominya berada di bawah garis kemiskinan. Sang ibu yang hanya bekerja sebagai buruh cuci dan sang ayah hanya bekerja sebagai buruh serabutan.

Oleh karena itu, untuk memenuhi biaya pengobatan Fatah, orangtuanya mengalami kesulitan. Bahkan ketika dokter ahli saraf menyarankan untuk operasi, ia hanya bisa menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Sebelumnya untuk biaya pengobatan ini, sambung dia, sang ayah telah mengajukan ke beberapa Dinas terkait untuk meminta bantuan. Namun hingga saat ini belum ada tanggapan apapun.

“Alhamdulillah Rumah Yatim memberi bantuan tersebut, dari keluarga sendiri memang mereka berupaya mengajukan ke dinas terkait tapi belum ada respon apapun,” terangnya.

Kendati demikian, Rumah Yatim akan memberi bantuan kembali sebagai upaya tindak lanjut dari bantuan awal yang diberikan ini. Saat ini, kata Harun pihaknya sedang membuat progres terkait bantuan program tersebut yang rencananya ada di 2019.

“Alhamdulillah kita ada program ke sana, akan kita bantu, ini sudah ada progres ke sana. Bukan hanya Al Fatah, anak-anak lainnya yang mengalami hal serupa akan kita bantu juga,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi Fatah saat ini menghadapi kondisi yang sangat memprihatinkan. Penyakit yang dideritanya ini telah merenggut keceriaan masa kanak-kanaknya.

Kendati demikian, ia berharap bantuan ini bisa ringankan beban keluarga untuk mencukupi kebutuhan berobatnya selama operasi belum berlangsung.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend