Rumah Yatim Salurkan Bantuan Pendidikan ke Daerah Pelosok di Riau

Rumah Yatim Cabang Riau salurkan bantuan pendidikan hingga ke pelosok pada Minggu (13/9) lalu, tepatnya di Dusun Began Banio, Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkali, Riau.

Disana Rumah Yatim menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada 18 pelajar MTs Miftahul Huda, dan bantuan beasiswa dhuafa diberikan kepada 34 siswa siswi SDN 01 Talang Muandau.

Ramdhan Burhanudin, Kepala Cabang Rumah Yatim Riau mengabarkan, perjalanan menuju Bagan Banio dimulai dari Sabtu (12/9) pada pukul 04.00 di Pangkalan Pintu Padang, menggunakan perahu hingga pukul 11.30, lalu dilanjutkan dengan perjalanan darat untuk menuju Bagan Banio.

“Setelah melalui perjalanan air kurang lebih dua jam, jalan di daratan pun lumayan sulit banyak rintangan jalan yang rusak serta penuh lubang dan bebatuan dan tanah lumpur karena memang itu belum di aspal atau pun di beton. Kita nyampe ke Dusun Bagan Benio sekitar pukul 16.00. Ketika kita datang langsung disambut antusiasme masyarakat”, tutur Ramdhan.

Agar bantuan bisa disalurkan esok harinya sesuai jadwal, tim relawan rumah yatim beserta Ramdhan langsung berkoordinasi dengan aparat setempat.

Ramdhan juga mengabarkan bahwa masyarakat dan khususnya anak anak Bagan Banio sangat antusias mengikuti prosesi penyaluran bantuan. Hal ini terlihat dari betapa tak sabarnya anak-anak menunggu dari pagi hari, menjelang penyaluran bantuan yang dijadwalkan siang harinya.

“Begitu senangnya anak-anak ketika disalurkan bantuan dari Rumah Yatim. Semoga bantuan ini bisa menjadikan mereka terus semangat dalam belajar.” Terang Ramdhan Burhanudin.

Keterbatasan akses internet atau alat bantu belajar lainnya, menjadi hambatan bagi anak-anak Bagan Banio untuk menjalani sistem belajar daring. Hal ini menjadi landasan bagi Rumah Yatim Cabang Riau untuk menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah dan bantuan beasiswa dhuafa kepada penerima manfaat.

Bantuan pendidikan ini diharapkan dapat mengurangi kendala anak-anak dalam menjalani sistem belajar daring yang terbatas dalam sarana dan prasarana serta biaya. Dengan bantuan ini, diharapkan juga anak-anak menjadi semakin semangat untuk menimba ilmu di sekolah.

 

Penulis: Alif Shafwan

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend