Rumah Yatim Tegal Selamatkan Keluarga Rahayu

Akhir-akhir ini sedang ramai diperbincangkan korban minuman keras oplosan yang menewaskan puluhan orang di sejumlah wilayah di Indonesia. Para korban itu tak pernah berpikir apa yang dilakukannya itu sudah sangat menyusahkan keluarga. Hal ini dirasakan betul oleh Rahayu, istri salah satu korban.

Masih tergambar dibenaknya, saat suaminya over dosis akibat minuman oplosan tersebut. Meski sudah sembilan tahun berlalu, namun penderitaan selama suaminya kecanduan, membuatnya harus mengalami berbagai kesulitan. Apalagi saat itu putra-putrinya masih sangat kecil-kecil. “Kami sering ditelantarkan,” ungkap Rahayu.

Penderitaanya tak berhenti setelah suaminya meninggal. Kehilangan suami, sama juga dengan kehilangan penghasilannya. Sejak itu, dia banting tulang mencari pekerjaan menjadi asisten rumah tangga. Karena pekerjaan yang harus dia kerjakan setiap harinya, tubuh Rahayu pun tumbang. Ia tak mampu lagi menanggung semuanya. Rahayu sakit stuk, sebelah tangannya mati rasa, tak bisa digerakan lagi. Meski kakinya masih bisa bergerak. Karena itu dia pun terpaksa berhenti bekerja, padahal anaknya masih duduk di kelas 3 SD dan 4 SD.

Kebutuhannya masih banyak, namun dia sudah tak mampu berbuat apa-apa. Ibu kelahiran 1966 ini pun akhirnya hanya bisa mengandalkan kakaknya, Udin. Kondisi Udin berbeda dengan manusia pada umumnya. Akibat kondisinya tersebut, Udin terpaksa harus mengemis untuk membantu adiknya yang dirundung kemalangan.

“Kakak saya kurang waras, tapi dari dialah saya mendapatkan uang untuk kebutuhan sehari-hari,” tutur Rahayu pilu.

Rumah Yatim hadir ke tengah keluarga mereka, mencoba membantu supaya anak-anaknya bisa diselamatkan. Agar anaknya itu tidak menjadi generasi yang lemah.

Setelah mendengar riwayat kehidupan Rahayu, Tim Rumah Yatim pun segera menjadikan kedua anaknya menjadi anak asuh Rumah Yatim. Agar kehidupan mereka khususnya pendidikannya bisa terselamatkan dan dapat mengubah nasib keluarganya.

Di samping menjadikan anak-anak Rahayu menjadi anak asuh, Jajang pun memberikan santunan biaya hidup untuk Rahayu. Bantuan itu sedikitnya dapat meringankan bebannya selama ini. Rahayu pun mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya. “Alhamdulillah, terima kasih banyak,” ungkapnya.

 

Di tulis oleh : Enuy Nurhayati Pada tanggal 2018-04-20 19:31:59

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat