Sahri Yatim Penghafal Alquran Tetap Semangat Meraih Cita-Cita

Sahri Yatim Penghafal Alquran Tetap Semangat Meraih Cita-Cita

Sahri Ramdan (14), satu dari puluhan santri yatim yang tinggal di Pondok Pesantren Al Mijahidin, Desa Banyu Urip, Kecamatan Gerung, Lombok Barat. Kala itu di usianya yang baru menginjak 10 tahun, ia harus menahan duka yang mendalam karena ditinggalkan oleh sosok ayah.

Kepergian sang ayah tentu meninggalkan luka yang mendalam di hatinya. Namun kendati demikian hal itu justru menumbuhkan rasa semangat Sahri untuk meraih cita-cita. Kelak ia ingin membuktikan kepada sang Ayah bahwa ia mampu berdiri sendiri dan membuat bangga keluarga.

Keinginannya untuk menjadi seorang polisi perlahan ia bangun. Mulai dari rajin sekolah, prestasi akademiknya yang cukup bagus, dan bahkan ia pun rajin menghafal Alquran.

Sahri, begitulah sapaan akrabnya. Dibalik senyumnya yang merekah itu ia menyembunyikan kesedihan yang cukup dalam. Selain ditinggal oleh sang Ayah, kini kondisi sang Ibu sedang mengalami sakit gondok. Bukan hanya itu, kondisi ekonomi keluarganya pula cukup sulit. Ia kini tinggal bersama Ibu dan saudaranya di sebuah rumah yang bahkan hampir roboh.

“Dia tinggal dengan ibu dan kakaknya di rumah yang sudah tidak layak huni, bahkan hampor roboh, rumah tersebut juga bukan rumah aslinya, rumah tersebut adalah rumah saudara ibunya, mereka hanya numpang,” tutur Maria Ulfa, Relawan Rumah Yatim NTB, pasca berkunjung kekediaman Sahri.

Untungnya untuk biaya sekolah Sahri, pihak pondok pesantren memberikan keringanan dan bahkan memfasilitasi seragam sekolah secara gratis. Namun sebagai salah satu syarat untuk lulus, pihak pondok pesantren mewajibkan santrinya untuk menghafal Alquran minimal satu Juz.

Sahri merupakan satu dari 50 anak yang menerima bantuan paket ifthar dari Rumah Yatim, Kamis (14/5). Bahkan, rencananya di hari Jumat, Rumah Yatim akan memberikan bantuan berupa alat tulis untuk para santri tersebut. Hingga kini pula sekitar 57 persen paket ifthar dan sahur telah dibagikan Rumah Yatim di 20 provinsi Indonesia. Targetnya hingga penguhujung Ramadhan nanti sekitar 50.000 paket ifthar akan dibagikan.

 

 

 

Penulis: Tanti Sugiharti

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend