Santi Terpaksa Berhutang Demi Empat Anaknya Agar Tidak Kelaparan

Santi Terpaksa Berhutang Demi Empat Anaknya Agar Tidak Kelaparan

“Kadang terpaksa pinjam uang ke tetangga, asalkan anak-anak tidak kelaparan,” ungkap Santi dengan nada pilu kepada Relawan Rumah Yatim Kalimantan, saat dikunjungi ke kediamannya di Trans Kalimantan, Desa Sei Lumbah, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, pada Selasa (12/5) lalu. Ia Merupakan salah satu contoh orang tua tunggal yang saat ini tengah berjuang keras menghidupi empat anaknya yang masih kecil.

Sejak ditinggal mendiang suaminya, Santi terpaksa harus menjadi tulang punggung keluarga, lewat berjualan sayuran. Setiap hari ia mengayuh sepeda tuanya untuk berkeliling berjualan sayur dan menawarkan ke rumah-rumah.

“Hasil berjualan sayur satu hari paling sedikit saya memperoleh Rp12.000 dan paling banyak Rp 25.000 per harinya,” ucap Santi.

Bahkan hasil yang diperoleh dari berjualan sayur tidak menentu dan tak seberapa. Hasil yang diperoleh dari berjualan sayur, Santi menyisihkan nya untuk membayar sewa kontrakan. Bahkan saking tidak mampu nya, Santi terpaksa memberikan susu kental manis untuk anak balita nya yang berumur satu tahun. Padahal susu tersebut tidak diperkenankan untuk dikonsumsi anak di usia satu tahun.

“Anak saya yang kecil ini (berumur 1 tahun) terpaksa saya kasih susu kental manis, karena saya tidak mampu untuk membeli susu formula. Jangankan membeli susu formula, untuk memenuhi kebutuhan hidup saja susah,” ucap Santi.

Hidup dalam himpitan ekonomi, membuat Santi terpaksa meminjam uang kepada tetangga sekitar, untuk menghidupi keempat anaknya. Hal itu dilakukan demi keempat anaknya tidak kelaparan. Atas kondisi itu, Rumah Yatim Kalimantan memberikan program santunan Gharimin.

Relawan Rumah Yatim Kalimantan, Lingga menuturkan, Santi termasuk kategori salah satu delapan asnaf penerima zakat. Karena kondisinya yang terpaksa berhutang demi memenuhi kebutuhan biaya hidup keluarga nya. Ia berharap bantuan ini dapat membantu melunasi hutangnya, serta membantu memenuhi kebutuhan keluarga nya.

Saat ini Rumah Yatim akan menyalurkan titipan zakat fitrah kepada delapan asnaf yang berhak menerima manfaat. Penyaluran akan dilakukan tidak kurang di 20 provinsi di Indonesia.

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend