Santunan Dai Wujud Apresiasi Rumah Yatim untuk Pengajar SD Al Washliyah

Selain memberikan bantuan perlengkapan sekolah kepada puluhan siswa, Rumah Yatim Cabang Medan memberikan apresiasi lewat santunan dai kepada tujuh pengajar di SD Al Washliyah, Kecamatan Moho, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Minggu (10/2) lalu. Pemberian santunan ini sebagai dukungan Rumah Yatim terhadap dedikasinya untuk mencerdaskan anak bangsa di pelosok nusantara.

Kepala Cabang Medan Dasep menuturkan, bantuan yang diberikan berupa paket kerudung dan uang tunai. Hal ini guna memberikan semangat kembali bagi para guru disekolah tersebut dalam mencetak generasi penerus bangsa. Karena sebelumnya para guru ini hanya digaji seadanya sehingga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhannya.
“Kita juga dengar cerita guru-gurunya kalau gajinya itu sangat kurang, karena itu kan sekolah swasta juga, jadi gak bisa mengandalkan dari manapun,” ungkapnya.

Kendati demikian, tambah dia, meskipun sangat kecilnya gaji para pengajar di sekolah itu, tidak menyurutkan semangat mengajar. Para pengajar dengan tulus dan ikhlas mengajar demi generasi yang lebih baik. Waktu dan tenaganya dicurahkan tanpa pamrih hanya untuk melihat peserta didiknya bisa menggapai cita-cita.

Selain itu, para guru juga terus berupaya menyeimbangkan kualitas pendidikan sekolah swasta yang telah berdiri puluhan tahun itu sama dengan kualitas pendidikan di sekolah negeri. Walaupun dari segi bangunan terbilang jauh dari kata layak, tetapi sekolah itu telah berhasil meluluskan ratusan ribu peserta didik sejak tahun 1970.

Hal ini diungkapkan Dasep, Rumah Yatim Cabang Medan berencana akan membantu memperbaiki bangunan sekolah tersebut agar layak. Supaya para guru bisa mengajar dengan nyaman tanpa harus merasa was-was bangunannya ambruk.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend