Sartono : Tidak Ada Pemasukan Gak Tau Mau Gimana Kedepannya

Sartono : Tidak Ada Pemasukan Gak Tau Mau Gimana Kedepannya

Senyum bahagia terlihat di wajah Sartono (55) saat menerima bantuan paket sembako dari Rumah Yatim Jabodetabek. Senyum tersebut seakan menutupi kegelisahan dirinya pasca tidak bisa bekeja akibat wabah Corona. Sartono merupakan satu dari sejumlah kusir delman yang beroperasi di Jalan Kayi Gede, Kelurahan Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang.

Sejak pandemi Corona, Sartono hanya bisa pasrah dengan keadaan. Kini sejumlah ruas jalan, gang, serta beberapa lokasi yang biasanya menjadi jalur lalulalangnya harus ditutup. Hal itu juga berdampak langsung dengan penghasilan Sartono sehari hari.

Ia mengatakan, hanya bisa menunggu sampai keadaan mulai membaik. Karena sejak diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangerang dirinya sudah jarang bekerja.

“Tidak bisa beroperasi, sebelum PSBB masih bisa keluar tapi sekarang susah,” ungkapnya, pasca menerima bantuan sembako dari Rumah Yatim, Jumat (17/4).

Sartono mengungkapkan, padahal dirinya harus memberikan nafkah kepada istri dan tiga orang anaknya. Ditambah lagi, ia harus membayar sewa konktrakan yang kemungkinan tidak akan bisa terpenuhinya di bulan ini.

“Tidak ada pemasukan, ya ga tau ini mau gimana kedepannya kaya gimana, kalo pun narik sudah pada tutup semua gang gangnya,” tutupnya.

 

 

Jurnalis : Calam Rahmat

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend