Sektor Wisata Sepi, 200 Paket Sembako Disalurkan Bagi Pekerja Informal di Jalan Malioboro

Sektor Wisata Sepi, 200 Paket Sembako Disalurkan Bagi Pekerja Informal di Jalan Malioboro

 

Pembatasan aktifitas atau social distancing karena wabah pandemi Covid-19 berdampak kepada sektor wisata dan ekonomi bagi para pelaku usaha kecil yang tidak memiliki penghasilan tetap. Hal ini membuat mereka harus memutar otak untuk bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Melihat kondisi tersebut, Rumah Yatim cabang Yogyakarta menyalurkan 200 paker sembako untuk masyarakat prasejahtera yang terdampak pandemi Covid-19. Bantuan tersebut dibagikan kepada para pekerja informal yang sehari-hari nya berjualan di sepanjang Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Rabu (1/4) lalu.

Kepala cabang Rumah Yatim yogyakarta, Arifin menuturkan, bantuan tersebut diberikan kepada tukang becak, driver ojek online, pedagang asongan dan buruh gendong yang sehari-hari nya berjuang mengais rezeki di area wisata Jalan malioboro.

Kata dia, Ketika wabah virus tersebut meluas, area wisata itu menjadi sepi sehingga berdampak pada kehidupan ekonomi para pelaku usaha yang sehari-hari nya mengandalkan dari para wisatawan.  Bantuan tersebut diserahkan secara langsung dan masyarakat begitu sangat antusias.

“Kami mulai menyalurkan dari jam 2 siang sampai sore, dan memberikan kepada para buruh di sekitaran Malioboro yang sehari-hari nya mengandalkan dari para wisatawan,” terangnya.

Meskipun bantuan yang diberikan oleh Rumah Yatim tidak seberapa banyak, namun Arifin berharap bantuan sembako tersebut bisa sedikit membantu untuk mencukupi kebutuhan pokok selama dua pekan kedepan.

 

 

 

Jurnalis : Tanti Sugiharti
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend