Sembelih Lima Ekor Sapi, Upaya Rumah Yatim Penuhi Gizi Pengungsi Rohingya

Sembelih Lima Ekor Sapi, Upaya Rumah Yatim Penuhi Gizi Pengungsi Rohingya

Kebutuhan akan gizi dan pangan menjadi salah satu permasalahan utama saat relawan Rumah Yatim mengunjungi camp pengungsi Rohingya di wilayah Cox’s Bazar, Bangladesh. Kedatangan Rumah Yatim tersebut untuk merealisasikan sejumlah program yang bekerjasama dengan lembaga kemanusiaan Small Kindness Bangladesh untuk para pengungsi Rohingya.

Salah satu program yang direalisasikan ialah memberikan makanan untuk memenuhi gizi anak dan orang tua pengungsi Rohingya. Minggu (13/5) malam waktu setempat, relawan Rumah Yatim beserta Small Kindness Bangladesh menyembelih lima ekor sapi. Nantinya, daging sapi tersebut akan disalurkan bagi para pengungsi yang ada di Jamtoli Camp, Cox’s Bazar, Bangladesh.

Menurut informasi yang didapat oleh jurnalis Rumah Yatim, prosesi penyembelihan sapi dilakukan pukul 01.30 dini hari waktu setempat. Selain itu, penyembelihan ini juga disaksikan oleh Direktur Utama Small Kindness, Ridwan. Serta, hadir pula sejumlah jajaran staf pusat Small Kindness.

“Lima sapi tersebut akan didistribusikan di salah satu camp di Jamtoli untuk 500 kepala keluarga,” papar relawan kemanusiaan Rumah Yatim, Abdurrahman, melalui pesan singkat.

Rencananya, penyaluran bantuan tersebut akan dilaksanakan pada Senin (14/5). Penyaluran tersebut, akan dilakukan dalam bentuk makanan cepat saji. Hal ini, agar memudahkan para pengungsi, khususnya anak-anak untuk mengonsumsi secara langsung. Bantuan makanan ini juga, merupakan upaya dalam memenuhi kebutuhan gizi anak di pengungsian.

“Makanan tersebut sebagai tambahan gizi bagi anak anak dan keluarga di sana,” tambahnya.

Abdurrahman mengungkapkan, bantuan yang diberikan Rumah Yatim tentunya tidak mencukupi seluruh kebutuhan para pengungsi. Namun, kata dia, masih dibutuhkan ratusan bahkan ribuan sapi dan bahan pokok lainnya untuk memenuhi para pengungsi yang ada di wilayah Cox’s Bazar.

“Bantuan ini juga sebenarnya belum memenuhi kebutuhan pokok para pengungsi seluruhnya. Sehingga bantuan makanan dan bantuan lainnya masih dibutuhkan para pengungsi yang ada di Bangladesh,” tutupnya.

 

Di tulis oleh : Calam Rahmat Pada tanggal 2018-05-14 14:51:23

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend