Sembilan Tahun Idap Kanker Payudara, Jamiah Dapat Bantuan Rumah Yatim

Rumah Yatim Cabang Medan memberikan bantuan peduli sesama kepada Jamiah, lansia penderita kanker payudara, di Desa Sei Kandang, Kecamatan Batu Bara, Sumatera Utara, Rabu (24/4) kemarin. Bantuan ini sebagai bentuk perhatian Rumah Yatim kepada lansia tersebut.

Seperti yang telah diketahui Kepala Cabang Medan, Dasep, Jamia telah sembilan tahun divonis mengidap penyakit kanker payudara. Sebelumnya sempat dibawa ke dokter, dan disarankan untuk menjalani operasi. Namun Jamiah menolak dengan alasan tak ada biaya. Selama ini ia hanya mengonsumsi pengobatan ramuan tradisional agar bisa bertahan hidup.

“Sudah pernah dibawa ke dokter, tapi selanjutnya dia takut. Jadi nenek ini diobatinnya sama ramuan tradisional, walaupun tinggalnya di tengah hutan, mereka tetap hidup kompak dan rukun,” ungkapnya.

Lansia kelahiran 1950 itu, hanya tinggal berdua bersama sang suami di sebuah gubuk tua menembus hutan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya hanya mengandalkan dari sang suami yang bekerja sebagai buruh sawit di perkebunan milik orang lain. Sedangkan anak-anaknya pergi merantau ke luar kota untuk mengadu nasib.

Ia menambahkan, tim relawan telah menawarkan untuk membantu pengobatan penyakitnya, dengan menggalang dana agar Jamiah bisa dioperasi. Namun lansia tersebut menolak dengan alasan takut tidak berhasil. Kemudian, sambung dia, sewaktu-waktu apabila berubah pikiran, maka Jamiah akan kembali menghubungi Rumah Yatim.

Kendati demikian, Dasep berharap, adanya bantuan ini bisa meringankan beban ekonomi mereka yang kian terhimpit. Menurutnya, meskipun pasangan tersebut hidup dalam keterbatasan, mereka terlihat semangat dan tidak mengeluh atas kondisi yang dialaminya. “Semoga bantuan ini bermanfaat untuk kebutuhannya sehari-hari terutama untuk pengobatannya,” paparnya.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend