Seragam Sekolah Baru Dibagikan Rumah Yatim di Pengungsian

Dampak gempa yang mengguncang kawasan Lombok mengakibatkan banyaknya bangunan hancur. Tak terkecuali seragam sekolah yang dimiliki anak-anak korban gempa menjadi lenyap dan kotor bercampur tanah. Hal tersebut yang dialami oleh puluhan anak di Dusun Geririjarak, Kabupaten Lombok Timur bersekolah tanpa menggunakan seragam.

Atas kondisi tersebut, Rumah Yatim Cabang Mataram dan Citibank menyalurkan seragam dan perlengkapan sekolah, Sabtu (22/9) di area pengungsian Dusun Geririjarak. Penyerahan seragam tersebut untuk membantu 35 anak yatim dan dhuafa yang tidak memiliki seragam karena tertimbun reruntuhan bangunan.

“Itu kan SD-nya hancur, pemberian seragam ini juga kita prioritaskan kepada anak-anak yang memang tidak memiliki seragam juga anak-anak yatim,” jelas Salma Hasanah, salah satu relawan Rumah Yatim.

Bangunan sekolah yang hancur, mengakibatkan beberapa pihak mencari alternatif lain agar anak-anak tetap melanjutkan pendidikan. Salah satunya di tenda darurat yang dibuat warga untuk kegiatan belajar mengajar siswa. Selain itu, kata dia, pemukiman yang hancur juga mengakibatkan banyak perlengkapan sekolah anak-anak yang tertimbun. Sehingga menurutnya, mereka sungguh membutuhkan seragam baru.

“Respon mereka senang sekali karena mereka punya seragam baru. Di tenda-tenda, sebagian orang ada bajunya dan sebagian lainnya tidak ada. Makanya kita usahakan. Alhamdulullah mereka gembira,” tuturnya.

Sedangkan, untuk alat tulis, Salma menyebutkan, sebanyak 50 paket alat tulis pun telah dibagikan kepada anak-anak yang sangat membutuhkan. Menurutnya, dengan memberikan paket perlengkapan sekolah ini anak-anak dapat kembali tersenyum gembira.

Sedih campur haru dan senang, itulah yang menggambarkan situasi di lokasi bencana saat tim Rumah Yatim menyalurkan bantuan tersebut. Ia berharap, banyak donatur yang tergugah membuka mata dan hati untuk membantu ratusan anak yang mengalami kondisi memprihatinkan dan hanya menggunakan fasilitas seadanya. Karena masih banyak anak-anak yang membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend