Sering Sakit di Tengah Ekonomi Sulit, Mudia Dapat Bantuan Guna Penuhi Kebutuhan Hidupnya

Di Dusun Panca Maju RT 002 RW 004, Desa Panca Roba, Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Mudia (67) lahir dan menetap hingga kini. Ia memiliki 7 orang anak, yang keenam di antaranya sudah berkeluarga dan tinggal terpisah.

Diketahui, sang suami juga sudah meninggal dunia sejak lama. Saat ini, ia hanya tinggal bersama seorang anak. Untuk memenuhi kebutuhan pokok harian, Mudia hanya bisa mengandalkan anak keenamnya itu.

Ia sudah tak sanggup lagi bekerja akibat kondisi fisik yang kian melemah. “Nenek Mudia sering mengalami nyeri-nyeri pada tulang dan mata,” tutur Relawan Rumah Yatim Cabang Pontinak, Robi.

Menurutnya, kondisi Mudia memang sudah cukup memprihatinkan. Katanya, ia sakit-sakitan akibat faktor usia yang semakin menua. Ditambah, kondisi ekonominya pun kesulitan.

Sang anak yang tinggal bersamanya bekerja serabutan atau terkadang menoreh karet dan menjual kayu. Namun, penghasilan yang didapat tidak menentu.

“Nenek Mudia dan anaknya sering makan seadanya, kadang hanya nasi saja,” ujarnya. Meski begitu, mereka selalu mensyukuri apa yang telah Allah beri.

Pada Minggu (21/2), Rumah Yatim Pontianak memberikan bantuan peduli sesama bagi Mudia. Harapannya, lanjut Robi, bantuan ini bisa meringankan beban Mudia di usia senjanya.

“Semoga bantuannya bermanfaat demi keberlangsungan hidup Mudia, serta selalu diberikan kesehatan,” tutupnya.

Jurnalis: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend