Siti Jumaenah Bersyukur Dapat Peralatan Sekolah Baru dari Rumah Yatim

Siti Jumaenah Bersyukur Dapat Peralatan Sekolah Baru dari Rumah Yatim

“Alhamdulillah ada bantuan dari Rumah Yatim, jadi tidak perlu beli buku lagi, ada pulpen, dan pensilnya juga. Nenek tidak lelah lagi cari buat beli peralatan sekolah saya,” ungkap Siti Jumaenah. Hal itu diungkapkannya saat menerima bantuan perlengkapan sekolah dari Rumah Yatim Cabang Mataram, Sabtu (14/3), lalu, di Dusun Longseran Barat Utara, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat.

Dia mengaku sangat bersyukur menerima bantuan tersebut. Sejak kecil, ia sudah tidak tinggal bersama orangtuanya. Karena mereka bercerai lalu keduanya memilih menikah lagi, dan meninggalkan Siti beserta kedua saudara kandungnya hingga kini ia diasuh dan dibiayai oleh Neneknya.

“Ibunya menjadi TKW di negara tetangga, lalu menikah dan tinggal di sana. Sedangkan ayahnya pun sudah menikah lagi, dan hanya bekerja sebagai buruh tani,” ungkap Maria Ulfah selaku Relawan Rumah yatim

Ia menambahkan, ayahnya tidak bisa menafkahi Siti dan kedua saudaranya karena kondisi ekonomi yang terbatas. Sang nenek terpaksa jadi tulang punggung keluarga demi membiayai pendidikan Siti dan adiknya. Bahkan sang Kakak terpaksa putus sekolah lantaran tidak ada biaya.

Bahkan yang lebih memprihatinkan, seusai sekolah, Siti melanjutkan aktivitasnya dengan berjualan bakso keliling kampung milik tetangga nya, agar bisa mendapat uang saku untuk sekolahnya. Keterbatasan ekonomi ini lah mau tidak mau harus ditelan pahit oleh anak yang saat ini duduk di kelas 5 SD. Upah yang diterima pun tidak begitu besar, yang terpenting bisa beringankan beban neneknya.

“Karena dia jarang mendapatkan uang saku, jadi Siti biasanya kerja jualan bakso keliling kampung. Dia juga tidak malu berjualan,” ujarnya

Berjualan bakso hanya bisa dilakukannya ketiak Siti tidak ada tugas dari sekolahnya. kendati demikian, Ulfa berharap, bantuan ini dapat bermanfaat bagi Siti. Serta menjadi penyemangat baginya untuk terus meraih nasa depannya yang lebih baik.

“Semoga perlengkapan sekolah yang dikasih Rumah Yatim bisa menjadi penyemangat baginya dan harapannya Siti tidak menyerah dalam menjalani hidup ini,” pungkasnya.

 

 

 

Jurnalis: Anjar Martiana
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend