Sopiah, Lansia Asal Jatimulya Hidup Sebatang Kara di Gubuk Usang

Our Visitor

010582
Users Today : 177
Users Yesterday : 449
Users Last 7 days : 3681
Users Last 30 days : 10581
Users This Month : 9401
Users This Year : 10581
Total Users : 10582
Views Today : 266
Views Yesterday : 706
Views Last 7 days : 6738
Views Last 30 days : 18877
Views This Month : 16940
Views This Year : 18877
Total views : 18878
Who's Online : 5
Your IP Address : 81.209.177.145
Server Time : 2020-02-17
Sopiah, Lansia Asal Jatimulya Hidup Sebatang Kara di Gubuk Usang

Gubuk usang berlapis plastik dan kain bekas itu menjadi satu satunya tempat untuk ia berteduh, tidur, dan berbaring. Perabotan usang yang tertata seadanya di pojok ruangan dan rak kayu bekas menjadi pemandangan lumrah. Kondisi ini terletak di Kampung Rawa Sapi RT 004 RW 009 Jatimulya ,Tambun Selatan Bekasi.

Adalah Sopiah (63), pemilik sekaligus penghuni tempat tersebut yang disebutnya ‘rumah’. Dimasa senjanya Sopiah tidak merasakan kasih sayang anak dan cucu. Di rumah sangat sederhana itulah pula ia bertahan hidup dengan mengais barang bekas.

Sopiah mengatakan, setiap harinya ia mencari barang bekas dengan tenaga sisa yang dimilikinya. Tidak lama, bahkan fisiknya saat ini hanya bisa bertahan sekitar dua jam untuk berjalan dan mencari barang bekas.

“Mulungnya jam enam pagi sampai jam delapan, langsung pulang terus tidur,” tuturnya.

Di kasur yang dianggapnya nyaman tersebut ia menghabiskan waktu untuk beristirahat. Mengumpulkan tenaga dan memulai kembali untuk beraktivitas. Bahkan, untuk sekedar makan Sopiah harus bersusah payah. Selain keterbatasan secara ekonomi, fisiknya pula sudah tidak kuat.

“Saya tidak kuat kalo berdiri lama lama pusing sakit kepalanya kleyengan,” ujarnya.

Namun, kesepiannya terobati saat relawan Rumah Yatim datang berkunjung. Sesaat raut wajahnya berubah, lebih berseri dan bahagia. Karena, sudah sejak lama ia tidak mendapat kunjungan dari anak satu satunya yang tinggal jauh dari kediamannya saat ini.

Dikesempatan yang sama Relawan Rumah Yatim Tambun, Mila Fadillah mengatakan, kedatangan dirinya untuk memberikan bantuan. Agar, beban kebutuhan Sopiah bisa terpenuhi. Selain itu, kunjungan kedua kalinya ini untuk memberikan kebahagiaan bagi Sopiah.

“Sudah dua kali saya kesini dan beliau masih sama tetap berbaring, semoga ini bisa sedikit membantu,” ungkapnya.




Jurnalis : Calam Rahmat
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Powered by

Send this to a friend