Sulit Penuhi Kebutuhan Makan, Siti Fatimah Bahagia Ada Bantuan Ifthar

Sulit Penuhi Kebutuhan Makan, Siti Fatimah Bahagia Ada Bantuan Ifthar

Sebuah senyuman kebahagiaan terukir dari wajah lugu Siti Fatimah (9), saat menerima bantuan ifthar dari Rumah Yatim area Kalimantan, pada Senin (18/5) kemarin, di kediamannya, Jalan Pelambuay RT 02, RW 02, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Fatimah merupakan seorang anak piatu yang saat ini tinggal bersama ayahnya dan hidup dalam himpitan ekonomi. Sejak ditinggal mendiang ibu nya, anak perempuan itu lah yang membantu sang ayah mengurus rumah.

Sebelum wabah, ayahnya bekerja sebagai penjual keliling mainan anak-anak. Namun sejak wabah Corona semakin meluas dan adanya pembatasan, ayahnya tidak lagi berjualan lantaran sangat sepi pembeli. Hingga akhirnya sang ayah beralih pekerjaan menjadi pencari kelapa untuk diantar ke penjual es kelapa.

“Bapak udah gak jual mainan lagi karena sepi. Sekarang pindah jadi tukang cariin kelapa, upahnya pun ga seberapa,” ungkapnya

Seperti yang diketahui Relawan Rumah Yatim, Lingga, upah jasa pengangkutan kelapa hanya di hargai 10.000 rupiah untuk sekali angkut. Namun kelapa yang dicari Ramdani (45) ayah dari Fatimah, tidak melulu selalu ada. Di tengah situasi seperti ini, sang ayah kesulitan mencari nafkah untuk menghidupi anak semata wayangnya.

“Bapaknya masih terus mencari kerjaan tambahan buat kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Tak ada yang diinginkan Ramdani, kecuali kedua nya bisa makan dan bertahan hidup hingga hari selanjutnya. Selama ini, Fatimah dan sang ayah memang kesulitan untuk memenuhi kebutuhan makannya saat sahur dan berbuka.

Siti Fatimah dan Ramdani adalah salah satu contoh  kisah nyata keluarga dhuafa yang terimbas Covid-19 dan kesulitam, walau hanya sekedar untuk kebutuhan makan. Masih banyak masyarakat dhuafa lainnya yang bernasib serupa dan membutuhkan uluran tangan dari para dermawan. Hingga kini sedikitnya sebanyak 65 persen dari 50.000 paket bantuan ifthar dan sahur telah disalurkan Rumah Yatim di 20 provinsi di Indonesia

 

 

Penulis : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend