Suparmi : Penghasilan Turun 90 Persen, Untuk Modalpun Tidak Ada

Suparmi : Penghasilan Turun 90 Persen, Untuk Modalpun Tidak Ada

 

Suparmi (45) seorang penjual lontong, dengan penuh haru tak henti-hentinya mengucap syukur atas bantuan yang disalurkan oleh Rumah Yatim kepadanya. Suparmi adalah satu dari sekian juta orang yang terdampak pandemi covid-19. Sejak wabah corona semakin meluas, penghasilannya menurun hingga 90 persen.

“Sebelum ada corona satu hari bisa dapat 300 ribu, sekarang ada wabah corona sehari paling besar 30 ribu. Untuk modal buat jualan lagi ga ada. Pernah ga makan, sampai di kasih beras sama tetangga untuk makan. Karena suami saya supir angkot, sekarang engga kerja karena ga ada penumpang,” tutur Suparmi kepada Relawan Rumah Yatim cabang Padang, Sandi Rohmah.

Melihat kondisi tersebut, Rumah Yatim cabang Padang memberikan bantuan paket sembako untuk memenuhi kebutuhan keluarga Suparmi. Bantuan tersebut diserahkan langsung di lokasi ia biasa jualan, tepatnya di Jalan Seteba, Kelurahan Surao Gadang, Kecamatan Nanggalao, Padang, Rabu (22/4) kemarin.

Menurut Sandi, saat ini bantuan kebutuhan pokok ini sangat dibutuhkan oleh Suparmi dan keluarga. Pasalnya sejak wabah corona meluas, suami Ibu Suparmi turut terdampak. Sehingga kini mereka hanya bisa pasrah.

“Suaminya juga tidak bekerja, karena beliau supir angkot jadi tidak ada penumpang. Apalagi di Padang mulai tanggal 23 April mulai PSBB,” tambahnya

 

 

Jurnalis : Tanti Sugiharti
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend