Tahun Ajaran Baru, Novi Gembira Terima Bantuan Perlengkapan Sekolah

Ekonomi Orangtuanya Tidak Stabil, Novi Gembira ada Bantuan Pendidikan Tahun Ajaran baru akan kembali di mulai meskipun pembelajaran masih menggunakan sistem daring. Setiap anak biasanya ingin memperbarui alat sekolahya yang telah usang. Tak terkecuali bagi Novi (12), namun kondisi ekonomi keluarganya tidak stabil seperti anak-anak lainnya sehingga tidak bisa mengganti alat sekolahnya. Meski demikian, ia tetap semangat belajar mengikuti pembelajaran via daring dari Rumah. Diketahui ayah dan ibu nya hanya bekerja sebagai penjual asongan dengan penghasilan yang tidak menentu. Hal itu tidak membuatnya berkecil hati mesipun di tahun ajaran baru ini tidak dengan perlengkapan sekolah yang serba baru. Bagi nya, ada uang untuk membeli kuota pun sudah sangat bersyukur. “kadang suka kasihan sama ibu bapak, kalo mau minta uang untuk beli kuota soalnya tahu pasti uangnya kadang ada atau ngga. Sekarang kan belajarnya dari internet jadi mau ga mau harus punya kuota,” paparnya. Atas kondisi tersebut, Rumah Yatim Regional Jabodetabek memberikan bantuan perlengkapan sekolah kepada Novi, pada Minggu (20/7) lalu, di Kantor Kas Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Bantuan tersebut diterima dengan gembira oleh nya “Syukur alhamdulillah, bisa di belikan perlengkapan sekolah dari Rumah Yatim aku senang dan akan di pakai jika nanti sudah masuk sekolah seperti biasa,” Ujarnya. Relawan Rumah Yatim, Nina mengatakan, Novi adalah salah satu dari sekian banyak anak yang bernasib serupa. ia berharap, melalui bantuan perlengkapan sekolah ini bisa menjadi penyemangat untuknya saat memasuki tahun ajaran baru di sekolah.

Tahun Ajaran baru akan kembali di mulai meskipun pembelajaran masih menggunakan sistem daring. Setiap anak biasanya ingin memperbarui alat sekolahya yang telah usang. Tak terkecuali bagi Novi (12), namun kondisi ekonomi keluarganya tidak stabil seperti anak-anak lainnya sehingga Novi tidak bisa mengganti alat sekolahnya.

Meski demikian, ia tetap semangat belajar mengikuti pembelajaran via daring dari Rumah. Diketahui ayah dan ibu nya hanya bekerja sebagai penjual asongan dengan penghasilan yang tidak menentu. Hal itu tidak membuatnya berkecil hati mesipun di tahun ajaran baru ini tidak dengan perlengkapan sekolah yang serba baru. Bagi nya, ada uang untuk membeli kuota pun sudah sangat bersyukur.

“kadang suka kasihan sama ibu bapak, kalo mau minta uang untuk beli kuota soalnya tahu pasti uangnya kadang ada atau ngga. Sekarang kan belajarnya dari internet jadi mau ga mau harus punya kuota,” paparnya.

Atas kondisi tersebut, Rumah Yatim Regional Jabodetabek memberikan bantuan perlengkapan sekolah kepada Novi, pada Minggu (20/7) lalu, di Kantor Kas Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Bantuan tersebut diterima dengan gembira oleh nya

“Syukur alhamdulillah, bisa di belikan perlengkapan sekolah dari Rumah Yatim aku senang dan akan di pakai jika nanti sudah masuk sekolah seperti biasa,” Ujarnya.

Relawan Rumah Yatim, Nina mengatakan, Novi adalah salah satu dari sekian banyak anak yang bernasib serupa. ia berharap, melalui bantuan perlengkapan sekolah ini bisa menjadi penyemangat untuknya saat memasuki tahun ajaran baru di sekolah.

 

Jurnalis: Dilla Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend