Tak Ada Penghasilan Karena Pandemi, Farida Dapat Bantuan Rumah Yatim

Tak Ada Penghasilan Karena Pandemi, Farida Dapat Bantuan Rumah Yatim

 

Biasanya, setiap hari Farida (55) bekerja sebagai tukang ojek antar jemput anak sekolah di sekitar Kelurahan Sangkahan, Kec. Medan Labuhan, Kota Medan. Namun, kini ia tak bisa ngojek lagi lantaran anak sekolah diliburkan akibat penyebaran wabah corona

Farida menjalani profesi sebagai tukang ojek sudah 17 tahun lamanya, sejak ditinggal suami meninggal, ia terpaksa harus menjadi tulang punggung keluarga nya. Belasan tahun lama nya, ia menafkahi kedua anaknya seorang diri.

“Ibu Farida ini biasanya ngojek setiap hari, tapi karena adanya Covid-19 dan sekolah diliburkan, ibu ini gak mendapat penghasilan,” kata Kepala Cabang Rumah Yatim Sumut, Dasep.

Oleh sebab itu, Rumah Yatim memberikan Farida bantuan sembako di kediamannya di Jalan Rawe 1 Lingkungan 9, Medan Labuhan, Kamis (16/4) lalu. Bantuan tersebut guna membantu memenuhi kebutuhan Farida di tengah pandemi.

“Biasanya sehari dapat 75 ribu, tapi sekarang gak dapat sama sekali, karena anak sekolah pada libur, akhirnya jualan kangkung saja, walau penghasilan tak seberapa,” ungkap Farida.

Harapannya, kata dia, virus Covid-19 cepat selesai, sehingga anak-anak dapat kembali sekolah dan dirinya bisa dapat penghasilan lagi. “Alhamdulillah ini dapat bantuan sembako, semoga Rumah Yatim terus memerhatikan orang seperti kami,” pungkasnya.

Seperti dilansir dari laman kabarmedan.com, jumlah pasien positif COVID-19 di Sumatera Utara hingga Kamis (16/4/2020) menjadi 103 orang. Angka ini mengalami penambahan dari sebelumnya 102 orang.

 

 

Jurnalis: Anjar Martiana
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend