Tak Berpenghasilan Selama Pandemi, Rumah Yatim NTB Bantu Guru Honorer

Tak Berpenghasilan Selama Pandemi, Rumah Yatim NTB Bantu Guru Honorer

Guru honorer merupakan salah satu kalangan yang paling merasakan dampak Covid-19 dan WFH. Selama sekolah diliburkan, mereka tak mendapat pemasukan, padahal ada keluarga yang perlu dipenuhi kebutuhan pokoknya. Untuk itu, Rumah Yatim Cabang Mataram NTB memberikan bantuan kesejahteraan berupa bingkisan sembako kepada lima guru honorer di Sekotong Tengah, Lombok Barat, pada Senin (13/4) lalu.

Relawan Rumah Yatim Mataram, Sa’i mengatakan, akibat sekolah diliburkan, para guru honorer ini tidak dapat penghasilan. Oleh karena itu, Bantuan ini diberikan untuk  membantu memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari yang tak berpenghasilan selama wabah Corona.

“Mereka kan tidak mengajar selama pandemi, jadi tidak dapat penghasilan. Akhirnya mereka jualan kecil-kecilan atau bertani,” ungkapnya.

Selama dirumahkan, kata dia, para tenaga honorer ini bekerja sampingan seperti berjualan kecil-kecilan maupun bertani, demi menyambung hidup diri sendiri dan keluarga. Oleh karena itu, bantuan dari Rumah Yatim ini diharapkan bisa menambah kebutuhan dapurnya.

“Ya bantuan ini harapannya bisa meringankan beban mereka. Semoga wabah ini segera berlalu dan mereka bisa kembali mengajar,” ungkap Sa’i.

Dilansir dari laman kompas.com, hingga Selasa (14/4), Jumlah kasus positif corona di wilayah NTB mencapai 37 orang. Dengan rincian 4 orang sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 31 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

 

 

 

Jurnalis: Anjar Martiana
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend