Tak Bisa Nafkahi Keluarga Akibat Sesak Napas, Rido’i Dapat Bantuan Rumah Yatim

Sejak beberapa tahun lalu, Rido’i (57) mengidap penyakit sesak napas. Hal itu membuatnya tak bisa banyak beraktivitas, apalagi bekerja mencari nafkah. Begitupun dengan istrinya, yang kondisi fisiknya semakin melemah akibat faktor usia.

Pasangan suami istri itu kini hanya bisa mengandalkan anak laki-lakinya, Nasuki (41). Diketahui ia menafkahi keluarga dari hasil bekerjanya sebagai buruh harian lepas. Meski penghasilannya hanya 40 hingga 50 ribu rupiah dalam sehari. Namun, Nasuki tak pernah lelah berjuang demi kedua orangtua dan keluarga kecilnya.

Sehari-hari, Rido’i dan istri dirawat oleh menantu dan ketiga cucunya yang tinggal satu atap. Di sebuah rumah petak tak layak huni di Jalan Tanjung Manggis RT 03 RW 08, Kecamatan Sungai Raya, Desa Sungai Asam, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, itu mereka tinggal.

Hidup dalam keterbatasan tak membuat mereka menyerah akan kehidupan. Demi mendukung keluarga Rido’i, Rumah Yatim memberikan bantuan biaya hidup baginya, pada Senin (19/10).

Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Pontianak, Rohim menyampaikan, bantuan ini diberikan guna membantu memenuhi kebutuhan harian keluarga Rido’i. Meski tidak banyak, ia berharap sedikitnya bisa meringankan beban mereka.

“Alhamdulillah pak Rido’i sangat senang dapat bantuan dari Rumah Yatim, katanya jarang sekali mendapatkan bantuan seperti ini, insyaAllah sangat membantu,” jelas Rohim.

Ia juga menambahkan, bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Rumah Yatim kepada masyarakat prasejahtera. Selain Rido’i, ada belasan lansia lainnya di wilayah tersebut yang mendapat bantuan serupa

Jurnalis: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend