Tak Minta Imbalan, Guru Ngaji Dapat Apresiasi Rumah Yatim

Rumah Yatim Area Yogyakarta memberikan apresiasi kepada 20 guru ngaji sukarela di wilayah Purwosari, Girimulyo, Kab. Kulonprogo. Apresiasi ini diberikan atas dedikasi mereka yang telah mencerdaskan generasi bangsa dan mendidik moral bangsa dengan mengajarkan pendidikan dasar agama.
Dikatakan Jejen Jatnika, salah satu tim Rumah Yatim Area Yogyakarta, apresiasi ini diberikan serentak di SD Muhammadiyah, Girimulyo, Kulonprogo. Rata-rata para guru ngaji ini bekerja sebagai buruh bangunan, petani kecil dan ada beberapa dari mereka yang menjadi guru honorer sekolah dasar. “Kebanyakan dari mereka bekerja sebagai buruh bangunan dan petani kecil,” tambah Jejen, Minggu (7/10)
Meskipun penghasilan mereka tidaklah besar, mereka tetep bersemangat mengajarkan ilmu agama kepada anak-anak yang notabenenya kurang mampu. Bahkan, mereka pun tidak meminta imbalan akan jasa mulianya tersebut.
Ia mengatakan, jika apresiasi yang diberikan Rumah Yatim ini merupakan apresiasi pertama yang mereka dapatkan. “Semoga apresiasi ini dapat meningkatkan semangat mereka dalam mengajarkan ilmu agama,” kata Jejen.
Ketika menerima apresiasi, tak hentinya mereka mengucapkan terima kasih atas perhatian Rumah Yatim kepada mereka.”Alhamdulillah terima kasih kepada tim Rumah Yatim yang telah jauh-jauh ke Purwosari untuk memberikan kami santunan ini. Semoga perhatian Rumah Yatim dan para donatur dibalas oleh Allah,” ujar Mujiman, salah satu guru ngaji yang menerima apresiasi dari Rumah Yatim.
Jurnalis: Sinta Guslia
Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend