Tanpa Pamrih, Guru Honorer di Kabupaten Bandung Semangat Didik Siswa

Tanpa Pamrih, Guru Honorer di Kabupaten Bandung Semangat Didik Siswa

Sebagai upaya mengapresiasi semangat para guru honorer di Kabupaten Bandung, Rumah Yatim memberikan bingkisan guru berupa kebutuhan sembako, pada Kamis (9/7). Pasalnya, guru-guru tersebut tanpa pamrih mengajar anak-anak. Hal itu mereka lakukan demi menciptakan generasi yang berakhlakul karimah.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan di dua kecamatan, yakni 10 guru di RA Baitu I’tisom Kecamatan Pacet, dan 19 guru di Yayasan Riyadushsholihin Kecamatan Ciparay. Bantuan ini diberikan guna membantu kebutuhan sehari-harinya. Hal itu disampaikan Kasi Pemberdayaan Rumah Yatim Area Jawa Barat, Solehudin.

Ia melanjutkan kondisi guru honorer di sana cukup memprihatinkan. Karena, terkadang mereka tidak mendapat upah. Kalaupun dapat, hanya sedikit sekali.

“Tidak ada upah awalnya, Alhamdulillah setelah menjadi mitra Rumah Yatim, mereka mendapat upah yang tetap walaupun tidak sebesar guru tetap lain,” ungkapnya.

Itupun, kata dia, tidak menentu. Sebab terkadang dipakai untuk kebutuhan operasional madrasah. “Iuran anak memang ada, namun tidak banyak, karena kebanyakan anak berasal dari keluarga prasejahtera. Bahkan untuk anak yatim digratiskan,” tambahnya.

Guru-guru tersebut, sambungnya, banyak yang tidak punya pekerjaan sampingan. Jika pun ada, hanya buruh serabutan yang tidak menentu. Tapi, semangat mereka dalam mengajar tak pernah padam walau dalam keterbatasan.

“Semoga apa yang Rumah Yatim berikan membuat para guru lebih bersemangat dan istiqomah dalam mendidik agama. Juga harapannya bisa memotivasi guru di pelosok lain,” pungkas Solehudin.

 

 

 

Penulis: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend