Tanpa Sosok Ayah dan Ibu, Saepul Tetap Tegar dan Rajin Belajar

Tanpa Sosok Ayah dan Ibu, Saepul Tetap Tegar dan Rajin Belajar

Senyum yang mengembang melukiskan kebahagiaan terpancar dari raut wajah bocah berusia 5 tahun, saat menerima bantuan beasiswa pendidikan hasil ‘Patungan Untuk Berbagi’, kolaborasi antara Tokopedia, Grab, dan OVO. Kegiatan ini pula hasil kerjasama yang dilakukan Rumah Yatim sejak Ramadhan tahun lalu.

Adalah Lalu Saepul Bahri, seorang anak yatim yang kini duduk di bangku Kelas 2 SD. Sejak kehilangan sosok Ayah untuk selamanya, ia juga harus menahan pahitnya kehilangan sosok seorang Ibu. Pasalnya, sejak Ayahnya meninggal, kini Ibunya telah menikah lagi dan meninggalkan Saepul.

Sejak saat itulah, Saepul akhirnya hidup berdua bersama Kakeknya di sebuah rumah sederhana yang terletak di Desa Pangembur, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Timur, NTB.

“Ibunya sudah menikah dan membawa kakaknya yang bisa dibilang kurang normal. Biaya sekolah kadang kakeknya yang kasih, tapi karena sudah tua sudah linglung, kakeknya kini tidak bekerja,” terang Maria Ulfa, Relawan Rumah Yatim Cabang NTB.

Meskipun kondisinya sangat memprihatinkan, namun hal itu tak menyurutkan semangat Saepul untuk menimba ilmu. Kini sejak diliburkannya sekolah akibat wabah covid-19, setiap sore menjelang magrib ia selalu pergi mengaji dengan berjalan kaki.

“Tempat ngajinya lumayan jauh, tapi ia selalu jalan kaki karena tidak punya sepeda,” imbuhnya.

 

 

 

Penulis: Tanti Sugiharti

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend