Tegar, Anak Yatim yang Penuh Semangat dalam Kesederhanaan

Tegar, Anak Yatim yang Penuh Semangat dalam Kesederhanaan

Semangatnya tidak pernah surut dalam mencari ilmu dan belajar. Sejak ditinggal mendiang sang ayah Agustus 2019 lalu, Tegar Srimukti (11) semakin giat dalam menuntut ilmu. Ia saat ini tinggal bersama tiga kakak dan ibunya di Cibodas RT 04 RW 22, Antapani, Kota Bandung.

Saat ini, ia cukup tegar seperti namanya, walaupun rasa kehilangan masih terasa. Tegar merupakan anak bungsu yang harus mandiri sejak kini. Karena, sosok sang ayah sudah tidak lagi menjadi nyata bagi dirinya. Namun, ia masih tetap menyimpan asa cita-cita sang ayah yang menginginkan dirinya tumbuh menjadi anak sukses.

Menurut Tegar, sejak sang ayah masih ada pula ia dididik dengan kesederhanaan. Salah satunya terkadang rela tidak membawa uang bekal ke sekolah. Walau demikian, semangatnya dalam belajar tidak pernah surut.

“Bekal paling besar lima ribu, itu juga kadang-kadang, sering gak bawa uang juga,” tutur Tegar, sesaat setelah menerima bantuan perlengkapan sekolah dari Rumah Yatim Jawa Barat, Selasa (10/12).

Ia mengungkapkan, sejak ditinggal sang ayah dirinya harus lebih mandiri. Walaupun statusnya sebagai anak bungsu di keluarga. Namun, hal terpenting yang dipegangnya ialah pesan sang ayah agar ia tetap fokus dalam belajar dan menjadi pintar. “Kata ayah belajar yang giat, harus pintar,” ucapnya dengan lirih.

Sebelumnya, Tegar merupakan salah seorang anak yatim yang menerima bantuan pendidikan dari Rumah Yatim Area Jawa Barat. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim untuk meningkatkan semangat anak bersekolah.

 

 

 
Jurnalis: Calam Rahmat
Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Powered by

Send this to a friend