Tegarnya Dwitya, Banting Tulang Jadi Buruh Serabutan Demi Hidupi 3 Anaknya

Semenjak ditinggal suaminya sekitar satu minggu yang lalu, Dwitya Ade Marmiha begitu terpukul. Pasalnya, ia harus mengurus dan merawat ketiga anaknya yang masih kecil-kecil seorang diri. Ia pun harus banting tulang mencari pekerjaan agar mendapat penghasilan.

Hal itu ia lakukan semata-mata hanya untuk ketiga anaknya tercinta. “Ibu Dwitya jadi buruh, bantu sana sini, kasihan sekali dia sangat kesulitan,” kata Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal, Jajang Khoeruman.

Di Jalan Ababil No. 4 RT 08 RW 06, Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Dwitya tinggal bersama orangtua serta anaknya. Sebuah rumah yang cukup sepit dan sederhana itu ia menumpang di tanah milik pemerintah daerah setempat.

“Hidupnya cukup memprihatinkan, dan ibu Dwitya harus berjuang seorang diri demi keluarganya. Dia juga bingung harus mencari pekerjaan ke mana, sedangkan kebutuhan anak harus terpenuhi setiap harinya,” ungkap Jajang.

Melihat kondisi itu, Rumah Yatim Cabang Tegal memberikan bantuan bahan pokok dan makanan pendukung lainnya, pada Kamis (22/10). Bantuan tersebut disalurkan guna memenuhi kebutuhan harian Dwitya dan keluarga.

“Awalnya tim Rumah Yatim dapat info dari donatur, lalu tim langsung survei ke lokasi dan assessment. Di tahap awal ini Rumah Yatim memberikan bantuan bahan makanan pokok dan untuk anaknya kami rencanakan akan dimasukan ke program beasiswa dhuafa,” jelasnya.

Ia berharap, bantuan yang telah diberikan bisa meringankan beban Dwitya serta bisa mendukung tumbuh kembang anaknya. Harapannya, ia bisa tetap tegar menjalani hidup dan ke depannya mendapat rezeki yang berlimpah.

“Mudah-mudahan apa yang Rumah Yatim berikan bermanfaat bagi keluarganya, dan program beasiswa yang akan diberikan nanti lancar serta bisa mendukung pendidikan anaknya,” tutup Jajang.

Jurnalis: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend