Terdampak Covid-19, Hapsah Dapat Bantuan Biaya Hidup Guna Penuhi Kebutuhan Keluarga

Hapsah (38) mengaku sangat merasakan dampak dari pandemi Covid-19. Pasalnya, sang suami kehabisan modal dalam berjualan baju di pinggir jalan. Hal itu karena di masa pandemi ini ia banyak kehilangan pembeli.

Selain berjualan, biasanya suaminya juga menjadi buruh serabutan. Namun, di saat seperti ini jarang mendapat panggilan kerja. Akhirnya, Hapsah bersama suami mejadi buruh tani di lahan milik orang lain.

“Selama pandemi Covid-19 ini jualannya berhenti, modalnya habis. Jadi sekarang bertani saja,” ujar Hapsah. Ia mengaku, dari hasil menjual kangkung, dirinya hanya mendapat sekitar 15 ribu rupiah dalam satu hari.

“Tidak setiap hari panen, kadang gak dapat apa-apa,” keluhnya. Apalagi, kata dia, di tengah situasi sulit seperti ini, banyak kebutuhan tambahan. Seperti kuota belajar daring bagi anak, dan lainnya.

Oleh karena itu, Rumah Yatim Cabang Kalimantan Timur mengunjungi kediamannya di Jl. Soekarno Hatta RT 53 Kel. Karang Joang, Kec. Balikpapan Utara, Kota Balikpapan. Kunjungan pada Senin (19/10) ini untuk memberikan bantuan bantuan biaya hidup.

Relawan Rumah Yatim Cabang Kaltim, Taufik mengatakan, bantuan tersebut diberikan guna membantu memenuhi kebutuhan harian Hapsah dan keluarga. Harapannya, kata dia, dapat meringankan beban ekonomi mereka.

“Semoga bantuannya bermanfaat dan berkah. Mudah-mudahan pandemi segera berakhir dan ke depannya kita bisa menata hidup yang lebih baik,” ungkapnya

Jurnalis: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend