Terdampak Covid-19, Sopir Angkot di Medan Dapat Bantuan Sembako

Terdampak Covid-19, Sopir Angkot di Medan Dapat Bantuan Sembako

Bukan hanya driver ojek online, supir angkutan umum atau angkot juga bagian dari pekerja informal yang menggantungkan hidupnya pada penghasilan harian. Namun ditengah wabah corona saat ini, sebagian besar dari mereka tengah kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya. Untuk itu, Rumah Yatim cabang Sumatera Utara kembali membagikan bantuan sembako bagi sejumlah sopir angkot yang terkena dampak Covid-19, pada Minggu (5/4).

Kali ini, bantuan tersebut menyasar kepada puluhan sopir angkot jurusan Tembung Tanjung Anom dengan Nomor Trayek 46, di Terminal Bandar Setia, Kota Medan. Menurut Kepala cabang Rumah Yatim Sumut, Dasep, ditengah pandemi ini keadaan mereka sangat memprihatinkan. Hal itu terlihat dari sebagian besar trayek di Kota medan menjadi sepi penumpang. Apalagi, kata dia, Kota Medan sudah menjadi zona merah penyebaran virus Covid-19.

“Mereka akhirnya tidak beroperasi, karena anak sekolah libur, yang berangkat kerja juga libur, jadi gak ada penumpang sama sekali. Kalau pun harus memaksa untuk narik angkot, beli bensinnya saja tidak ada,” paparnya.

Bahkan menurutnya, hampir tidak ada penumpang yang menggunakan jasa angkutan umum tersebut. Hal ini tentu nya kelesuan ekonomi yang sangat dirasakan oleh mereka. Tak banyak yang bisa dilakukan dalam situasi seperti ini selain pasrah ditengah keterbatasan.

“Alhamdulillah mereka sangat senang menerima bantuan Rumah Yatim, semoga sembako ini bisa meringankan beban mereka, dan pandemi ini segera berakhir agar bisa beraktivitas normal kembali,” ungkap Dasep.

Seperti dilansir dari kompas.com, ada tiga kabupaten/kota di Sumatera Utara yang dipetakan berada di zona merah penyebaran wabah virus Corona. Ketiga daerah yang dianggap rawan yaitu Kota Medan, Kabupaten Deliserdang, dan Kota Tanjungbalai..

 

 

 

Jurnalis: Anjar Martiana
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend