Terhimpit Ekonomi, Ratusan Warga Turangga Dapat Bantuan Sembako

Meski hidup di tengah keramaian Kota Bandung, himpitan ekonomi menjadi pemicu warga hidup dalam keterbatasan. Oleh karena itu, Sabtu (9/2) lalu, Rumah Yatim Area Jawa Barat menyusuri sebuah kampung yang dihuni oleh ratusan masyarakat prasejahtera. Hal itu dilakukan untuk menyalurkan bantuan paket sembako kepada ratusan lansia di Kampung Babakan Jati, Kelurahan Gemuruh, Kecamatan Turangga, Kota Bandung.

Kasi Pemberdayaan Area Jawa Barat Solehudin menyebutkan, sebanyak 110 warga prasejahtera yang terdiri dari lansia dan pekerja serabutan lainnya telah menerima bantuan tersebut. Pemberian santunan sembako ini juga sekaligus memperingati milangkala Perguruan Lugay Jatinunggal, yaitu perguruan budaya kesenian pencak silat sekaligus yang mengurus masyarakat miskin, fakir miskin, dan anak yatim.

“Kalau dilihat di lapangan, ini benar-benar real harus kita bantu. Walaupun di tengah kota, kondisinya sangat kumuh. Fakir, miskin, yatim banyaknya diurus sama si aki Jhon yaitu Ketua Perguruan Lugay itu,” ungkapnya.

Sebelumnya aki Jhon -sapaan akrabnya yang merupakan lansia berusia 70an itu mengajukan permohonan bantuan kepada Rumah Yatim untuk membantu masyarakat prasejahtera di daerahnya  Kemudian tim Rumah Yatim melakukan survei dan assessment. Menurutnya hal itu tepat sasaran dan layak untuk dibantu. Selain itu, kondisinya cukup memprihatinkan, mayoritas masyarakatnya tinggal di sebuah kontrakan kumuh.

Ia menambahkan, menurut warga setempat, bantuan ini merupakan yang pertama kalinya. Sehingga membawa kebahagiaan tersendiri bagi warga prasejahtera untuk memenuhi kebutuhan dasarnya selama beberapa hari kedepan. Solehudin berharap, penyerahan bantuan ini dapat bermanfaat serta membantu memenuhi kebutuhan mereka di tengah himpitan keterbatasan ekonomi.

“Mudah-mudahan Rumah Yatim bisa menindak lanjuti bantuan untuk kampung tersebut, karena si aki ini juga hidupnya sama serba kekurangan tapi kebaikannya luar biasa, lebih mendahulukan warganya agar bisa makan,” pungkasnya.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend